Dam Tiron Jebol, Persawahan Dua Desa Terancam Kekeringan

  • Jumat, 23 Maret 2018 | 20:34
Dam Tiron Jebol, Persawahan Dua Desa Terancam Kekeringan
Dam Tiron Jebol

PONOROGO, PETISI.CO – Banjir terus menerus di pekan terakir ini membuat Tanggul Dam Tiron yang berlokasi di sungai aliran Sungai Desa Koripan tepatnya di Lingkungan Tiron, Dukuh Banyupanguripan Desa Koripan Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo jebol di bagian tanggul dan Gulung di bagian timur (kanan) sungai.

Akibatnya, air yang deras di sungai tersebut menerobos di bawah Gulung dan Tanggul bagian kanan. Dengan demikian pintu air di sebelah kiri (barat) tidak bisa dilalui atau dialiri air.

Seperti awal tujuan dibangunnya Dam Tiron tersebut banyak manfaatnya. Seperti untuk pembagi air irigasi persawahan daru di dua desa yakni Desa Koripan dan Desa Bekare Kecanatan Bungkal.

Karena di sisi barat sungai dan gulung telah dibangun pintu air. Selain difungsikan sebagai irigasi persawahan, dibangunya Dam tersebut juga sebagai pengaman pondasi jembatan penghubung Kecamatan Bungkal dan Kecamatan Ngrayun.

Selain itu juga untuk pengaman derasnya arus sungai agar persawahan di atas Dam Tiron tersebut.

Sehingga dengan jebolnya tanggul dan gulung dam Tiron tersebut membuat permukaan sungai Koripab semakin dalam, lahan persawahan di timur jembatan antar kecamatan tersebut semakin luas yang terkena erosi, bahkan arus sungai sudah belok ke arah tiang dan sayap sisi selatan dari jembatan di ruas jalan kabupaten tersebut.

Seperti dikatakan Rudi Siswanto kepada petisi.co bahwa Dam Tiron tersebut sangat banyak fungsi.

“Dam Tiron ini dibangun pada tahun 2016 lalu, dan sangat banyak fungsinya, yang pasti untuk irigasi lahan persawahan dari dua desa, yaitu Desa Koripan dan Desa Bekare, sebagai pengaman jembatan antar kecamatan dan juga pengaman lahan persawahan si atas dam yang berada di kanan kiri sungai ini mas,” katanya.

Masih menurut Rudi , dengan kerusakan Dam Tiron tersebut sangat di cemaskan oleh banyak warga, apalagi warga petani dari dua desa teraebut di atas.

“Kami dari warga sekitar Dam Tiron ini sangat menyayangkan dengan jebolnya sayap dan gulung Dam yang dibangun pada tahun 2016 lalu itu, karena dengan hancurnya ini untuk pengairan sawah yang pintu airnya di sebelah barat gulung dam ini sudah sulit, karena sungai semakin dalam dan air tidak bisa dibendung lagi, jadi persawahan dari dua desa dimusim kemarau nanti atau mulai jarang hujan, nanti akan terancam kekeringan, kita berharap pemerintah segera lakukan perbaikan mengingat manfaat dari Dam ini,” tegasnya.

Irianto, kepala desa Koripan

Kepala Desa Koripan, Irianto berharap pemerintah secepatnya rehap dam Tiron, mengingat fungsi atau manfaatnya.

Selain itu dampak kerusakan sudah sangat terasa bagi dua warga dari dua desa dan warga pemilik area persawahan di timur jembatan antar kecamatan di lingkungan Tiron itu.

“Kami atas nama warga petani dari Desa Koripan dan Desa Bekare sangat berharap agar dam Tiron segera dibangun, diperbaiki karena benar benar banyak manfaatnya dan baik manfaat serta dampaknya langsung warga yang merasakan,” tegas Kepala Desa Koripan.

Masih menurut Mbah Lurah sapaan akrab orang nomer satu di Koripan ini agar tidak ditunda melangkah tahun. “Kerusakan sudah kita laporkan ke Dinas Pekeejaan Umum dan harapan kami nek iso ya secepatnya, pokoknya tahun ini sudah terealisasi perbaikannya, saya kasihan bila ratusan petani tidak bisa memanfaatkan air dari sungai ini, kerusakan ini jelas akan berdampak kekeringan di dua desa nanti,” pungkas Irianto.

Sementara Jamus Kunto Kepala Dinas PU Ponorogo mengiyakan kalau sudah masuk laporan dari dinas. “Iya mas sudah ada laporan,” katanya.(mal)

bagikan :

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

CLOSE
CLOSE

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional