Erupsi Gunung Agung, Stasiun Bangil Dipadati Wisatawan Manca Negara

  • Reporter:
  • Rabu, 29 November 2017 | 13:39
Erupsi Gunung Agung, Stasiun Bangil Dipadati Wisatawan Manca Negara
Paulis bersama rekannya hendak menaiki bus ke Surabaya

PASURUAN, PETISI.CO – Dampak erupsi Gunung Agung di Pulau Dewata dan penutupan bandara Ngurai Rai, dua hari belakangan, setidaknya membuat para wisatawan, baik dalam negeri ataupun manca negara, lebih memilih menggunakan angkutan darat untuk meninggalkan Pulau Bali.

Seperti yang terlihat pada stasiun Bangil Rabu (29/11/2017) sejak kedatangan kereta dari Banyuwangi pada pukul 03:00. Di stasiun Bangil banyak terlihat wisatawan manca negara yang lebih memilih menggunakan kereta api untuk menuju Surabaya.

Namun demikian mereka (turis asing) terpaksa harus dioper menggunakan bus yang telah disediakan oleh PT.KAI Daops 8 Surabaya, saat tiba di stasiun Bangil.

Hal ini akibat jalur rel yang ada di wilayah Porong-Sidoarjo terendam air setinggi hampir satu meter.

Seperti yang dialami oleh Paulis bersama 6 rekanya, turis asing asal Australia, dirinya rela berjubel dan mengantri naik bus yang telah disediakan oleh pihak PT.KAI.

Menurut I Made Panca guide asal Mengwi-Bali,  “Para turis ini hendak pulang ke Australia,” ucapnya.

Sejatinya waktu berkunjung mereka (7 turis asal Australia) ini hingga 10 Desember mendatang. Namun dengan alasan keamanan, mereka ingin menyudahi kunjungannya di Bali dan memilih wisata ke Yogja dan sejumlah tempat wisata di Jawa.

“Karena bandara Ngurai Ray ditutup sementara karena erupsi Gunung Agung, kami memilih menggunakan kereta api dari Banyuwangi,” terang I Made Panca.

Sementara hal serupa juga dialami oleh turis asal Jepang Miruki, dirinya memilih pulang lebih awal ke negaranya dan tidak mau menggunakan bus yang telah disediakan oleh PT.KAI, karena jadwal penerbangannya pesawatnya berangkat pukul 13:00.

Ia menyewa mobil rental yang ada di depan stasiun Bangil seharga Rp.700 ribu untuk sekali jalan.

Disisi lain dengan adanya dua bencana alam yang terjadi yakni terendamnya rel kereta api di Porong-Sidoarjo dan erupsi gunung Agung di Bali, setidaknya membawa berkah bagi perental mobil di depan stasiun Bangil.

Bagaimana tidak, ongkos angkut penumpang yang pada hari biasa dari stasiun Bangil menuju Surabaya Rp. 200-250 ribu. Akan tetapi saat ini tarif ke Surabaya Rp.500 ribu dan jika ke bandara Juanda Rp.600 ribu.(hen)

 

 

bagikan :

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional