Petisi
Sosialisasi penyuluhan keamanan pangan (PKP) yang bertempat di Gedung Barata Convention Center
PEMERINTAHAN

100 Peserta Calon Produsen Pangan Ikuti PKP Diskes Tulungagung

TULUNGAGUNG, PETISI.CO – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Tulungagung mengadakan sosialisasi penyuluhan keamanan pangan (PKP) yang bertempat di Gedung Barata Convention Center lantai 2 Tulungagung, Senin (26/8/2019).

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Tulungagung dr.Mochamad Mastur, MM dan diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari para calon produsen pangan.

Menurut Mastur kegiatan sosialisi PKP adalah salah satu syarat untuk mengajukan ijin PIRT.

“Kegiatan ini merupakan salah satu syarat untuk mengajukan ijin PIRT ,materi ini sangat strategis sesuai dengan tujuan peningkatan SDM Indonesia, SDM Unggul Indonesia Maju untuk menyongsong era industri 4.0,” tuturnya.

sosialisasi penyuluhan keamanan pangan (PKP) yang bertempat di Gedung Barata Convention Center

Lebih lanjut Mastur menambahkan bahwa dengan kegiatan ini untuk memberikan bekal pengetahuan untuk para peserta tentang seputar produksi makanan.

“Dengan kegiatan ini mereka akan diberi bekal bagaimana cara memilih bahan baku,proses produksinya,bahan tambahan makanan apa yang dilarang dan melebel dengan baik yang tujuannya makanan yang sampai ke konsumen itu dalam kondisi bagus, sehat, bermutu dan bergizi,” imbuh Mastur seusai membuka acara.

Selanjutnya, Mastur mengatakan pihaknya berharap kepada para pengolah makanan bisa melakukan kegiatan seperti saat ini secara mandiri.

“Meskipun ada prasyarat untuk melakukan penyuluhan keamanan pangan karena keterbatasan anggaran maka mereka bisa melakukan secara mandiri,mereka bisa mengumpul seperti ini,mengundang kita untuk sebagai narasumber silahkan,” ujarnya.

Di Kabupaten Tulungagung, masih kata Mastur, di data base kami ada 7500 pengusaha industri rumah tangga, tapi yang sudah berijin baru 1300 tambah ini seratus mudah mudahan bisa memenuhi syarat semua.

“Jumlah peserta kegiatan ini 100 terdiri calon produsen pangan skala rumah tangga,dan tahun 2019 ini sudah yang kedua kalinya dan ini kita dalam rangka mengajukan anggaran dari BPOM kalau itu bisa tersetujui mungkin akan sekali lagi,” pungkas Mastur.(par)

terkait

Koordinasi Supervisi dan Monitoring Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi 2019

redaksi

Digerojok APBD Rp 10 M, Proyek Pelabuhan Jangkar Diduga Gunakan Matrial tak Berijin

redaksi

Sekda Sinjai Buka Sosialisasi PP No 16 Tahun 2018

redaksi