134 Pasien Dinyatakan Sembuh Covid-19

oleh -76 Dilihat
oleh
Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita.
-->

Paling Banyak Kesembuhannya Dari Rawat Jalan Isolasi Mandiri

SURABAYA, PETISI.CO – Angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Surabaya kembali bertambah. Berdasarkan data milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya per Kamis (16/7/2020) mencapai 134 orang.

Pasien yang telah dinyatakan sembuh itu berasal dari Hotel Asrama Haji sebanyak dua orang, rawat inap di rumah sakit 27 orang, dan pasien rawat jalan (isolasi mandiri) sejumlah 105 orang.

‚ÄúPaling banyak kesembuhannya kali ini dari rawat jalan isolasi mandiri,” kata Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Febria Rachmanita, Jumat (17/7/2020).

Saat ini, total jumlah pasien Covid-19 di Kota Surabaya yang menjalani rawat jalan sebanyak 1.457 orang. Pemkot Surabaya melalui pihak Dinkes secara rutin melakukan pemantauan kondisi perkembangan pasien pada setiap harinya.

Sementara itu, angka kumulatif pasien sembuh Covid-19 di Kota Surabaya sudah menyentuh angka 3.974 orang. Feny menyatakan, hal itu bisa terjadi dikarenakan adanya upaya preventif dari Pemkot Surabaya selama melakukan perawatan pasien dan upaya pencegahan pada pandemi ini.

Lanjutnya Feny, Pemkot Surabaya juga gencar melakukan rapid dan swab test untuk di berbagai titik. “Hingga kemarin Kamis (16/7/2020), sedikitnya kami sudah melakukan rapid test sebanyak 106.717 orang,” terang dia.

Dari total angka rapid test yang telah dilakukan, sebanyak 10.721 warga dinyatakan berstatus reaktif dan 95.920 berstatus non reaktif. Rapid test yang dilakukan itu merupakan hasil gabungan dari Dinkes Kota Surabaya, dan bantuan Badan Intelijen Negara (BIN).

“Serta rumah sakit dan lab rujukan pemeriksaan Covid-19 se-Surabaya,” lanjut dia.

Sedangkan untuk pemeriksaan swab test hingga saat ini sudah mencapai 38.512 orang. Hasil rinciannya yang sudah keluar yakni, berjumlah total 33.612 orang. Dari jumlah 33.612 orang tersebut, sebanyak 24.946 orang warga hasilnya negatif atau sebesar 74,22 persen. Selanjutnya, 8.386 orang hasilnya positif atau sebesar 24,95 persen.

“Kemudian 280 hasil invalid atau sekitar 0,83 persen,” tutup Kepala Dinkes Kota Surabaya ini. (nan)

No More Posts Available.

No more pages to load.