PETISI.CO
Mursidi Bersama Dandim 0816 Sidoarjo Pimpin Pelepasan Team Task Force Pemuda Pancasila.
PERISTIWA

Aksi Kemanusiaan, Mursidi Bersama Dandim 0816 Sidoarjo Pimpin Pelepasan Team Task Force Pemuda Pancasila

SIDOARJO, PETISI.CO – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Sidoarjo bersama Dandim 0816/ Sidoarjo Letkol Inf M. Iswan Nusi, SH melepas Team Task Force Kemanusiaan Covid-19.

Saat melepas Team Task Force Kemanusiaan Covid-19 MPC Kab Sidoarjo, Rabu (22/07/2020), H. Mursidi ST yang tak lain adalah Ketua MPC PP Sidoarjo, sekaligus Ketua Team Task Force Kemanusiaan, menitip sejumlah harapan dan pesan, agar di tengah ancaman Covid-19, relawan kemanusiaan harus tetap hadir membantu dan memberikan edukasi.

“Apa boleh buat keadaan yang mengharuskan kita harus tetap diluar walau masyarakat umum diminta untuk di rumah saja. Sebagai relawan kemanusiaan, tugas-tugas kita mengharuskan tetap diluar untuk terus bergerak membantu warga,” kata H. Mursidi ST.

Baca Juga :  Amankan Cuti Natal dan Tahun Baru 2021, Polda Jatim Siapkan 8.889 Personel

Team Kemanusiaan Task Force Pemuda Pancasila Sidoarjo, akan diterjunkan menjalankan sejumlah aksi sosial di Kabupaten Sidoarjo.

Seperti edukasi masyarakat untuk memutus penyebaran Covid-19, penyemprotan disinfektan, pemberian paket Alat Pelindung Diri (APD) yang terdiri dari baju hazmat, hand sanitizer, masker, sarung tangan di tiga puskesmas antara lain Puskesmas Candi, Sidoarjo, dan Puskesmas Taman. Selain itu pula MPC Pemuda Pancasila Kab Sidoarjo, juga pembagian 500 paket sembako.

Aksi kemanusiaan ini juga sejalan dengan harapan H. Mursidi yang disampaikan diberbagai kesempatan jika  relawan Kemanusiaan  di setiap PAC PP Se-Kab Sidoarjo, harus hadir dan berada di tengah masyarakat dan terjun langsung melakukan aksi sosial.

Baca Juga :  Pemuda Pancasila PAC Pakal dan Pondok Surya Laya Santuni Anak Yatim dan Duafa

Mursidi  juga meminta agar penerima bantuan dari MPN Pemuda Pancasila yang bekerjasama dengan  Indika Foundation itu agar lebih difokuskan ke daerah yang masuk dalam zona merah.

“Bantuan nanti fokuskan ke zona merah. Khususnya saudara kita yang terdampak dan belum mendapatkan bantuan dari pemerintah,” jelasnya.

“Program ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia sebagai bentuk kepedulian dalam menangani penyebaran virus corona ini. Tidak harus dalam bentuk materi, tapi sumbangsih tenaga dan pemikiran pun cukup memberikan kontribusi nyata dalam memutus rantai virus corona ini,” pesannya. (try)

terkait

PKL di Alun-Alun Raden Bagus Asra Bondowoso Butuh Sentuhan Pemerintah

redaksi

Karyawan PTPN X Kebun Ajong Gayasan Diwajibkan Rapid Test

redaksi

Forum Alumni SMAN 4 Jember Sambut Ramadhan dengan Berbagi

redaksi