Petisi
Amin saat menjadi nara sumber di seminar Pemilihan Serentak 2020 yang digelar PWI Jatim.
PILKADA

Awas, Kabupaten Mojokerto Tertinggi Kerawanan di Pilkada 2020

SURABAYA, PETISI.CO – Empat Kabupaten di Jawa Timur (Jatim), yakni Mojokerto, Lamongan, Jember, dan Banyuwangi menjadi daerah rawan dalam penyelenggaraan 19 Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020. Dari empat kabupaten tersebut, Mojokerto menempati peringkat tertinggi.

“Mojokerto menjadi kabupaten tertinggi, terutama terkait dengan dimensi kontestasi,” kata Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim, M Amin kepada wartawan usai Seminar Pemilihan Serentak 2020 “Jogo Jatim, Aman dan Demokratis” di Surabaya, Kamis (5/3/2020).

Dijelaskan, tingkat kerawanan pilkada itu, berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang dilaunching Bawaslu RI. Data tersebut, digali atas berbagai sumber di Bawalu Kabupaten/Kota, KPU, kepolisian dan media. Dari 19 kab/kota yang menggelar pilkada 2020 di Jatim, empat daerah dinyatakan rawan.

“Pemetaan ini dilakukan dari Pilkada 2015, 2017 dan 2018. Di pelaksanaan pilkada 2015, secara kontestasi upaya-upaya pencalonan, Mojokerto paling atas kerawanan di Jatim. Disusul Lamongan, Jember, Banyuwangi terkait dengan dimensi-dimensi,” ungkapnya.

Menurutnya, ada empat dimensi yang menjadi tolok ukur kerawanan. Yaitu, konteks sosial politik, kontestasi, partisipasi dan penyelenggaraan. Dari empat dimensi ini, kami melakukan pemetaan dan penelitian. Akhirnya beberapa kab yang teratas itulah yang menurut IKP Bawaslu, maka empat kabupaten di Jatim itu masuk rawan paling atas.

“Terhadap kondisi tersebut, tentu Jatim melakukan fokus pengawasan dengan memberikan bantuan metode dan strategi pengawasan kepada kab/kota untuk konsentrasi di beberapa kab tersebut,” tandasnya.

Sedangkan Bawaslu di kab/kota masing-masing itu rawan tinggi dan tidak, Amin menyebut berkewajiban menelaah empat dimensi ini yang mana paling tinggi. Selanjutnya, segera melakukan pemetaan dan upaya agar empat dimensi itu tidak terjadi pada pilkada 2020. “Artinya, apa yang terjadi di pilkada sebelumnya diharapkan tidak terjadi di pilkada 2020,” cetusnya.

Di sisi lain, Amin menjelaskan ada 13 rekomendasi penanganan ASN di 19 kab/kota yang dilakukan oleh Bawaslu. Daerah-daerah itu antara lain, Blitar, Tuban, Sumenep, Mojokerto, Banyuwangi, dan Pacitan ada tiga ASN.

“Di Blitar, ada satu calon dari polisi aktif. Karena khusus ASN dan TNI/Polri, proses mencalonkan ada caranya, proses mendekati parpol ada caranya. Jadi, tidak boleh mendeklarasikan diri dan lain-lain,” paparnya. (bm)

terkait

Gus Ipul Diusulkan Pimpin Gerakan Kiai Dukung Jokowi-Ma’ruf

redaksi

Pengasuh Ponpes As-Shomadiyah Bangkalan Dukung Jokowi-Ma’ruf

redaksi

Jelang Pilbup 2020, Partai PPP Sidoarjo Deklarasi Koalisi Dengan PDI Perjuangan

redaksi