Bappeda Tulungagung Adakan Muspadi, Menjaring Aspirasi Perempuan Anak dan Disabilitas

oleh -70 Dilihat
oleh
Musyawarah perempuan anak dan disabilitas digelar Bappeda Tulungagung

TULUNGAGUNG, PETISI.CO – Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kabupaten Tulungagung mengadakan musyawarah Perempuan Anak dan Disabilitas (Muspadi) untuk menjaring aspirasi perempuan, anak, disabilitas dan kelompok rentan lainnya.

Muspadi tahun 2024 ini diadakan di ruang rapat Prajamukti Pemkab Tulungagung secara hybrida, dan dibuka oleh Pj ketua TP PKK Tulungagung, Diana Puspitasari, S.TP., MT., Selasa (2/4/2024).

Kepala Bappeda Tulungagung, Erwin Novianto, diwawancarai

Membuka acara Muspadi, Pj Ketua TP PKK Tulungagung, Diana Puspitasari, memberikan apresiasi atas pelaksanaan agenda Musyawarah Perempuan, Anak dan Disabilitas yang telah dilaksanakan secara berjenjang dari desa, kecamatan dan kabupaten untuk keempat kalinya ini.

“Dan saya berharap komitmen dari dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, media dan pemerintah desa yang notabene miniatur kabupaten, dalam mendorong pembangunan inklusif, memberikan peran, kontribusi dan ruang aspirasi bagi perempuan, anak serta kelompok rentan lainnya,” ujarnya.

Di samping itu, lanjutnya menambahkan,  kiranya Perangkat Daerah yang terlibat dalam intervensi program untuk terus mendorong terwujudnya Tulungagung inklusif dengan perencanaan penganggaran yang mengakomodir kepentingan perempuan, anak dan disabilitas.

“Semoga acara ini mampu menjadi forum untuk menggali berbagai gagasan yang diharapkan akan memberi kontribusi dalam mewujudkan Tulungagung inklusif, berkeadilan dan layak anak,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Tulungagung, Erwin Novianto ST., MT., mengatakan, dengan menjaring aspirasi dari Muspadi itu nantinya untuk bisa dimasukkan sebagai perencanaan pembangunan yang dilaksanakan dalam jangka pendek, menengah maupun jangka panjang untuk menyongsong Indonesia Emas tahun 20245.

Menurutnya, saat ini anggaran yang diperuntukkan perempuan anak disabilitas dan kelompok rentan lainnya sudah cukup memadai. Di samping itu juga dilaksanakan juga penanganan kemiskinan, stunting, inflasi, investasi maupun program program dari pemerintah pusat lainnya yang sedang dijalankan.

“Dan untuk itu mohon dukungan seluruh masyarakat peran sertanya dalam pembangunan di kabupaten Tulungagung bisa lebih dimaksimalkan untuk menyongsong kabupaten Tulungagung yang lebih baik lebih inklusif dan lebih ramah terhadap kelompok kelompok rentan,” tuturnya saat di wawancara.

Disebutkannya juga, dengan kegiatan Muspadi ini untuk menghimpun isu isu strategis, sehingga menjadi rekomendasi bagi Pemkab Tulungagung dalam merencanakan pembangunan ke depan. (par)

No More Posts Available.

No more pages to load.