PETISI.CO
PTPN X Salurkan 876 Ton Pupuk Non Subsidi.
PETISI tv

Berikan Pelayanan Prima, PTPN X Salurkan 876 Ton Pupuk Non Subsidi

KEDIRI, PETISI.CO – Sebagai bentuk tindak lanjut program Agro Solution, PTPN X menyalurkan 876 ton pupuk non subsidi kepada petani binaan Pabrik Gula (PG) Gempolkrep Mojokerto di tahap awal. Pupuk yang terdiri dari jenis ZA dan Phonska ini disalurkan kepada petani sejak 25 hingga 31 Mei 2021. Pupuk diserahkan langsung kepada Koperasi Petani Tebu Rakyat (KPTR) di wilayah Gedeg, Mojoagung, dan Sumobito Mojokerto.

Program Agro Solution ini merupakan sinergi BUMN dengan Petrokimia Gresik untuk menyediakan pupuk non subsidi bagi para petani tebu. Selain itu, Program Agro Solution ini merupakan bentuk pelayanan PTPN X kepada petani selaku konsumennya.

Baca Juga :  VIDEO : Hasil Ops Tumpas Narkoba 2019 Polres Gresik

“Penyaluran 876 ton pupuk non subsidi di tahap awal ini merupakan komitmen PTPN X untuk memberikan pelayanan terbaik bagi petani tebu. Adanya penyaluran pupuk non subsidi ini tentunya akan mendukung ketepatan pengelolaan lahan,” terang Aris Toharisman, Direktur PTPN X.

Pupuk tersebut untuk mengakomodasi petani tebu yang akan tebang pada bulan Mei Ketepatan pemenuhan pupuk tentunya akan berdampak pada kualitas dari Bahan Baku Tebu (BBT) yang digiling ke pabrik gula. Nantinya, juga akan meningkatkan produktivitas lahan, yang berujung pada peningkatan kinerja PTPN X.

Baca Juga :  PTPN X Rambah Pasar Ritel untuk Perluas Pemasaran

Program Agro Solution ini meliputi kebutuhan dan penyediaan pupuk non subsidi, Data dan Informasi Calon Petani Calon Lahan (CPCL), Mekanisme Transaksi Penebusan Pupuk Non Subsidi, dan Mekanisme Tenaga Kawalan Agronomis. Ke depannya, penyaluran pupuk akan dilakukan setiap bulannya mengikuti pola tebang petani di seluruh pabrik gula PTPN X. (bam)

terkait

VIDEO: Kapolres Mojokerto Kota Bakti Sosial Bantu Air Bersih

redaksi

VIDEO: NU-PKB Lamongan Semprotkan 5000 Liter Disinfektan ke Seluruh Kecamatan

redaksi

VIDEO: Bidan Cantik Aborsi Dijebloskan Penjara

redaksi