PETISI.CO
Bung Edy saat penanaman pohon pul di kawasan Kelurahan Polehan.
PERISTIWA

Bung Edy Ajak Ormas Pelihara Pohon Pule Demi Udara Bersih di Bhumi Arema

MALANG, PETISI.CO – Manfaat menanam pohon mungkin tidak bisa langsung dirasakan dalam waktu singkat. Namun di masa depan, usaha ini akan sangat berguna bagi anak cucu kelak.

Selain memiliki manfaat untuk menjaga sumber mata air, adanya pepohonan juga bisa membuat anak cucu bisa tumbuh di lingkungan dengan udara yang bersih dan bebas dari polusi.

Aksi penghijauan berupa penanaman bibit Pule yang kembali dilakukan oleh Wakil Wali Kota Malang bersama AMPG dan FKPPI dengan tanam 100 Pohon Pule Di wilayah RW 03 Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Minggu (29/11/2020).

Baca Juga :  Ormas dan Organisasi Kepemudaan Bersinergi Bersihkan Jalan Pra TMMD

“Perlu diketahui, 10 ribu lebih bibit pohon Pule telah dipersiapkan oleh Pemkot Malang dalam turut mendukung program menghijaukan kembali Kota ini. Saya berharap setelah penanaman ini warga bisa merawat serta kalau bisa membudidayakan pohon Pule ini,” ungkap Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko.

Lebih lanjut Bung Edi (sapaan akrab Sofyan Edi Jarwoko) mengatakan, selain sebagai penghijauan, pohon Pule juga dipercaya sebagai obat herbal yang mampu menurunkan demam.

“Nanti kalo pohonnya sudah besar, harganya juga mahal gaung, hari tanam pohon Indonesia kemarin mendorong kami membuat gerakan menghijaukan 10 ribu bibit pohon Pule untuk mempertahankan sumber air demi anak cucu kita di Bhumi Arema. Untuk melihat pohon Pule ya silakan ke jalan veteran, di sepanjang jalan itu tumbuh besar dan tidak merusak trotoar, yang utama perlu dilakukan untuk mewujudkan impian itu, kami ajak adik- adik karang taruna kelurahan Polehan untuk ikut merawat dan mengawasi, agar udara bersih dari polusi,” papar Sofyan Edi J yang juga Ketua DPC Partai Golkar Kota Malang.

Baca Juga :  Pelajar di Surabaya Galang Aksi Sosial Bantu Masyarakat

“Terlebih, saat ini kita memasuki musim penghujan, sehingga dibutuhkan banyak pohon untuk menjadi resapan air yang dapat menghindarkan kita dari banjir, untuk Kepala sekolah Dasar yang ada di Polehan ajak generasi penerus untuk mencintai tanaman herbal tersebut,” imbuh Bung Edi.

Dirinya juga berharap, gerakan penghijauan di sekolah tersebut dapat memberikan edukasi secara dini bagi anak-anak untuk melakukan penghijauan, meskipun saat ini anak-anak masih dalam posisi belajar secara daring. (clis)

terkait

Mitigasi Hadapi Curah Hujan Tinggi, Pemkab Mojokerto bersama Forkopimda Gelar Apel Pasukan Antisipasi Bencana Alam

redaksi

Wali Kota Surabaya Terima 10 Ribu Paket Sembako dari Presiden Joko Widodo

redaksi

Pemkab Bondowoso Tekan Angka Pernikahan Dini

redaksi