Bupati Badung Pulang, Atap Stadion Roboh

oleh
Atap setadion yang roboh dan Bupati Badung (inzet)

BADUNG, PETISI.CO – Beruntung, atap depan stadion Gelora Samudera Kuta roboh, setelah Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta pulang sekitar satu jam setelahnya, usai menutup turnamen Sepakbola Bupati Badung Cup.

Akibat robohnya atap depan itu, atap satu mobil yang menjadi inventaris Askab PSSI Badung ringsek. Beruntung tidak ada kendaraan lainnya yang terparkir, karena para penonton sudah pulang semuanya.

“Atap depan itu roboh setelah baru saja pak Bupati menyampaikan jika tahun 2017 nanti, segala fasilitas olehraga di Badung bakal direnovasi semuanya, termasuk stadion Gelora Samudera Kuta itu,” ungkap Ketua Umum Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Badung, Nyoman Graha Wicaksana, Sabtu (26/11/2016).

Dengan kejadian itu, menurutnya sangatlah ironis. Pasalnya atap stadion itu roboh di daerah yang memiliki Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) Badung tertinggi. Sementara untuk renovasi hanya membutuhkan dana yang relatif kecil.

Senada dengan Graha Wicakasana Ketua Umum Pesanku, Nyoman Merta mengaku jika memang stadion Samudera telah ditunjuk Pesanku sebagai pengelola stadion tersebut. Diharapkannya, Pemkab Badung bisa melakukan renovasi stadion itu secepatnya.

“Ya kami berharap pak Bupati Badung bisa secepatnya melakukan renovasi itu secepatnya. Pasalnya stadion ini merupakan stadion yang banyak digunakan untuk aktivitas sepakbola di Badung,” tegasnya.

Apalagi, setelah turnamen ini bakal dilanjutkan dengan persiapan sepakbola Porprov Badung. Dengan demikian renovasi itu diperlukan demi kenyamanan dan keamanan pemain Badung nantinya, termasuk klub-klub yang menggunakan stadion itu.

Sementara itu Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, dua jam sebelumnya menyampaikan jika stadion Gelora Samudera Kuta bakal direnovasi, demi menyiapkan fasilitas agar Badung tetap meraih predikat juara umum di Porprov Bali XIII di Gianyar tahun depan.

Kaji Stadion dan Tempat di Badung

Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta bakal mengkaji stadion di Badung baik yang bertaraf nasional maupun internasional. Termasuk mengkaji beberapa tempat atau lahan yang merupakan aset Pemkab Badung, yang tepat untuk tempat stadion tersebut.

“Perlu dikaji dulu secara mendalam dan detail soal bagaimana stadion itu bakal dibangun. Termasuk kajian soal besarnya anggaran dan ditempat mana perlu dibangun,” ungkap Giri Prasta ketika dikonfirmasi belum adanya stadion yang sangat representatif baik standar nasional maupun internasional, usai menutup Turnamen Sepakbola Bupati Badung Cup I 2016, Jumat (25/11/2016) malam.

Tak dipungkirinya, memang ada beberapa lahan aset Pemkab Badung yang bisa dibangun, termasuk di Kuta Utara dimana ada lahan Pemkab Badung sebesar 5 hektar are. Tapi tetap saja hal itu perlu dikaji lebih matang.

“Jadi saya belum bisa memastikan kapan bakal dibangun stadion itu dan dimana tempatnya, karena kami masih perlu meninjau, mengkaji dan menyiapkan segalanya jika nantinya bakal jadi dibangun stadion,” tambahnya.

Pastinya, dirinya juga sangat ingin para masyarakat Badung terutama dari kalangan pelajar yang ada di sekola-sekolah di Badung, mulai SD sampai SMP bahkan Perguruan tinggi, semuanya bermain sepakbola.

“Saya akan minta sekolah-sekolah agar para siswanya bermain sepakbola. Semuanya juga nantinya mengarah pada munculnya para pemain muda dari Badung yang kedepannya, mampu membela dan mengharumkan nama Badung, baik di even lokal sampai nasional,” terang Giri Prasta.

Sementara itu, pada kejuaraan turnamen Bupati Badung Cup I 2016, juara I Putra Perkanthi, juara II Purnama Putra, Juara III Putra Tresna Sobangan dan juara IV Perssib Blahkiuh. (kev)