Bupati Jombang Membuka Musrenbangcam Kecamatan Ngoro

oleh -44 Dilihat
oleh
Dari kiri Danramil, Kapolres, Camat, Bupati, Wakil Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD, Asisten 2 dan Ka Bappeda
-->

JOMBANG, PETISI.COBupati Jombang membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. Selasa (23/1/2018). Dihadiri oleh Bupati Jombang, Wakil Ketua DPRD, Asisten, Kepala OPD, Kepala UPTD, Kepala Desa beserta perangkat, Tiga pilar desa dan tokoh masyarakat serta peserta Musrenbang yang hadir.

Camat Ngoro, Santoso menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati. Dengan adanya Musrenbang hampir semua program terealisasi. Di wilayah Kecamatan Ngoro program Pagu Indikatif Desa (PID) didukung dana APBD sebesar Rp. 200.000.000,- per Desa. Bantuan RTLH, Janda, Anak Yatim, RTLH, jalan poros Desa, Bantuan Lijo, Disabilitas, mobil siaga dan motor tiga pilar semua terealisasi. Ke depan semoga pembangunan tambah lebih baik lagi.

“Ke depan masyarakat di wilayah Kecamatan Ngoro meminta kepada pemerintah daerah untuk mendirikan Rumah Sakit kelas 3 di Ngoro. Di bawah kepemimpinan Bupati Nyono, Kabupaten Jombang mendapatkan 59 penghargaan dan Jombang Kabupaten berprestasi no 1 di Indonesia,” kata Santoso.

Menurut Wakil Ketua DPRD, M Subaidi Mukhtar dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagai pimpinan DPRD Jombang mengucapkan selamat kepada Musrenbangcam Ngoro melaksanakan penyusunan RKPD. Merupakan ketentuan Undang Undang no 14 tahun 2004 bahwa pembangunan harus dirancang.

Peserta Musrenbangcam

Pembangunan daerah berdasarkan aspirasi masyarakat yang menjadi acuan menyusun RKPD tahun 2019 oleh Bapak Bupati dan DPRD. Pembangunan apa yang menjadi target atau permintaan masyarakat untuk perkembangan pembangunan yang lebih baik.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati selama 5 tahun melalui RPJM mengutamakan pembangunan infrastruktur jalan dan gedung. DPRD Kabupaten Jombang memantau target yang telah dicapai pemerintah daerah sesuai dengan perencanaan pembangunan. Ke depan Bapak Bupati memberi kebijakan Dana Desa per tahun sejumlah 2 Milyar Rupiah per Desa. Semoga rakyat semakin sejahtera,” tandas M Subaidi Mukhtar.

Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko menyampaikan di wilayah Kecamatan Ngoro ada 13 Desa, 82 Dusun, 461 RT, 178 RW. Sedangkan jumlah penduduknya 73.995 jiwa.

Musrenbang Kecamatan Ngoro melaksanakan tugas sesuai perintah UU no 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan daerah. Dengan ditindaklanjuti Permendagri no 114 tahun 2014 pasal 36 tentang penyusunan pedoman pembangunan di Desa. Program-program yang disampaikan musrenbang desa maupun kecamatan yang diminta infrastruktur jalan.

“Untuk pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 1215,829 km terbagi 305 ruas jalan antar desa dan 195 ruas jalan antar kecamatan. Sudah selesai 422 ruas dan 78 ruas masih proses pembangunan,” ujar bupati.

Program pembangunan lainnya yang sudah terealisasi diantaranya PJU yang sudah nyala di 100 desa dan 243 dusun. Bantuan untuk janda dan anak yatim, disabiltas dan beasiswa pelajar, RTLH dan sanitasi atau WC. Di Kecamatan Ngoro sudah ODF artinya setiap rumah  punya sanitasi sendiri.

“Mudah-mudahan dengan Musrenbang dapat menghasikan usulan, masukan, saran serta partisipasi masyarakat untuk mewujudkan proses penyusunan rencana pembangunan yang lebih baik,” pungkasnya. (rahma)