PETISI.CO
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama jajaran BPJAMSOSTEK
PEMERINTAHAN

Dihadapan Wali Kota Surabaya, BPJAMSOSTEK Serahkan 8,1 Ton Bantuan Berasa Kepada Buruh

SURABAYA, PETISI.CO – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) menyerahkan bantuan 8,1 tom beras kepada serikat pekerja dan serikat buruh Surabaya.

Penyerahan itu diberikan secara simbolis kepada beberapa perwakilan pekerja dan buruh, serta disaksikan langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Selain beras, BPJAMSOSTEK juga turut menyalurkan bantuan uang tunai kepada sejumlah ahli waris pegawai atau staf Pemkot Surabaya yang sengaja diundang untuk menerima santunan itu.

Deputi Direktur (Depdir) BPJAMSOSTEK Jatim, Deny Yusyulian menjelaskan, bantuan yang diberikan ini merupakan bentuk kemitraan strategis antara BPJAMSOSTEK dengan Pemkot Surabaya dan juga serikat pekerja.

Baca Juga :  Dinas Sosial PP & PA Sijunjung Beri Alat Bantu 13 orang Penyandang Disabilitas

“Jadi, di Bulan Ramadhan ini bagaimana kami bisa memberikan sebagian rejeki yang kita miliki untuk kita berikan kepada kawan-kawan lainnya dalam bentuk bantuan beras ini,” kata Deny di Balai Kota Surabaya, Kamis (15/4/2021).

Bantuan 8,1 ton beras itu berasal dari kantor cabang BPJAMSOSTEK, yaitu Karimunjawa, Rungkut, Darmo, dan Tanjung Perak.

Deny juga menjelaskan dukungan Pemkot Surabaya sangat luar biasa kepada BPJS Ketenagakerjaan. Sebab, ASN dan non-ASN sudah didaftarkan semuanya.

“Kira-kira totalnya 21 ribu, jadi sudah sangat luar biasa,” jelasnya.

Baca Juga :  Kades Dituding Rangkap Jabatan, DPMD Bersama Inspektorat Bondowoso Turun Tangan

Sementara itu, Wali Kota Eri Cahyadi memastikan bahwa semua jajaran Pemkot Surabaya dan jajaran BUMD-nya sudah terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan.

“Kalau di Pemkot Surabaya, baik ASN dan non-ASN serta pegawai BUMD insyallah sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, ” kata Eri.

“Setelah ini akan kami fikirkan lagi yang mana yang harus kami sentuh, dan insyallah ini akan selalu berkelanjutan,” lanjutnya.

Ia memastikan bahwa sementara ini pihaknya sudah mencover BPJS Kesehatan, sehingga kalau memang masih ada anggarannya, maka nanti bisa digunakan untuk mencover BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Pjs Bupati Mojokerto Gelar Rakor Staff Perdana bersama OPD dan Camat

“Kalau anggarannya cukup untuk kepentingan umat Surabaya, untuk kepentingan rakyat, buat apa saja simpen lagi kalau ada uangnya, nanti kita fikirkan lagi,” tandasnya. (nan)

terkait

Bupati Kuansing Lakukan Efisiensi Anggaran

redaksi

BP2D Luncurkan 44 Inovasi Perpajakan

redaksi

Out Put BID 2019 Kabupaten Sidoarjo Harus Lebih Baik dari Capaian BID 2018

redaksi