Dilantik di Benteng Van Den Bosch, PMI Jatim Tegaskan Semangat Kemanusiaan Sejalan Dengan Nilai Sejarah

oleh -127 Dilihat
oleh
Disaksikan Jusuf Kalla, Imam Utomo menandatangani kepengurusan PMI Jatim periode 2025-2030

Ngawi, petisi.co – Pelantikan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur (Jatim) masa bakti 2025-2030 berlangsung istimewa dengan memilih Benteng Van Den Bosch, Kabupaten Ngawi, sebagai lokasi acara, Rabu (17/12/2025).

Pelantikan ini menjadi yang pertama digelar di ruang terbuka dan kawasan cagar budaya, sekaligus menegaskan semangat kemanusiaan yang sejalan dengan nilai sejarah.

Acara tersebut dihadiri langsung Ketua PMI Pusat H Jusuf Kalla serta seluruh perwakilan PMI kabupaten/kota se-Jatim. Sebanyak 38 PMI daerah hadir menyaksikan pengukuhan kepengurusan PMI Jatim di bawah kepemimpinan H Imam Utomo untuk periode kedua.

Ketua PMI Jatim, Imam Utomo, mengatakan pemilihan Benteng Van Den Bosch bertujuan menghadirkan suasana berbeda sekaligus memperkuat semangat pengabdian pengurus dan relawan PMI. Pelantikan di lokasi bersejarah ini juga terlaksana berkat dukungan PMI Kab Ngawi dan Pemkab Ngawi.

“Baru kali ini pelantikan pengurus PMI Jatom digelar di ruang terbuka dan tempat bersejarah. Kami ingin menghadirkan nuansa berbeda yang sarat makna,” ujar Imam Utomo dalam siaran persnya, Rabu (17/12).

Menurutnya, soliditas antara PMI provinsi dan kab/kota menjadi kunci utama keberhasilan gerakan kemanusiaan. PMI adalah organisasi kerelawanan. “Tanpa kekompakan dan kerja sama, tugas kemanusiaan tidak akan berjalan optimal,” cetusnya.

Pelantikan ini dirangkaikan dengan Apel Hari Relawan PMI, menegaskan peran sentral relawan dalam setiap aksi kemanusiaan. Ketua PMI Pusat Jusuf Kalla menekankan bahwa relawan merupakan ujung tombak PMI, sementara pengurus berperan sebagai pengambil kebijakan.

“PMI bekerja untuk kemanusiaan. Pengurus jumlahnya terbatas, karena yang bekerja langsung di lapangan adalah para relawan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, struktur kepengurusan PMI sengaja dibuat ramping agar organisasi tetap efektif dan fokus pada pelayanan kemanusiaan. Dia menyoroti pentingnya kecepatan respons PMI dalam penanganan bencana.

“Prinsip kami, maksimal enam jam setelah bencana, relawan PMI sudah berada di lapangan. Selain tanggap darurat, pentingnya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, serta penanganan akar masalah, seperti kerusakan lingkungan,” jelasnya.

Mantan Wakil Presiden RI ini turut mengapresiasi PMI Jatim yang dinilai konsisten dalam penanganan bencana dan pelayanan donor darah, bahkan kerap mencatat capaian tertinggi secara nasional.

“Selamat kepada pengurus PMI Jatim yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa masa kepengurusan PMI merupakan masa bakti untuk kemanusiaan. Setetes darah adalah sumber kehidupan. Itulah tugas PMI. Selamat mengabdi untuk kemanusiaan,” katanya. (bm)

Berikut Susunan Pengurus :

Pelindung                         : Gubernur Jawa Timur

Dewan Kehormatan

Ketua                                   : Dr H Emil Elestianto Dardak

Sekretaris                         : Dr Ir RB Fattah Jasin MS

Anggota:

  1. Ang Herman Anggrek
  2. Baidowi
  3. Yamin Achmad
  4. Loddy Gunadi
  5. Hermawan Santoso

Pengurus PMI Provinsi

Ketua                   : H Imam Utomo S

Wakil Ketua     : Dr Ir R Eddy Indrayana

Ketua bidang organisasi: Dr Muchamad Taufiq

Ketua bidang Penanggulangan Bencana: Dr Edi Purwinarto MSi

Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan, Sosial dan Rumah Sakit: dr Harsono

Ketua Bidang Pelayanan Darah: dr Betty Agustina Tambunan, SpPK (K)

Ketua Bidang Anggota dan Relawan: HEA Zaenal SH MH

Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan: Drs Budi Supriyanto MSi

Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi : Dr Turmudzi SH MBA

Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya: Robert Simangungsong SH MH

Ketua Bidang Kerjasama dan Kemitraan: Dr Suprianto SH MH

Sekretaris: Drs Nurwiyatno MSi

Wakil Sekretaris/Kepala Markas: Drs Dwi Suyatno MSi

Bendahara: Drs Soedjarno

Anggota:

  1. Drs H Abdul Mujib Hasyim MPdI
  2. Dr Budi Sawitri SST MSi
  3. H Amin Istighfarin.

No More Posts Available.

No more pages to load.