PETISI.CO
Penyampaian materi sosialisasi.
ADVERTORIAL

Dinas PUPR Bidang SDA Magetan Sosialisasi Rehabilitasi Sumur Air Tanah Dalam

Dari Mesin Genset ke PLN Prabayar

MAGETAN, PETISI.CO – Guna mengoptimalkan pengunaan sumur serta menekan biaya operasional bagi para petani, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bidang Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Magetan sosialisasi rehabilitasi peralatan mesin operasional sumur air tanah dalam dari mesin genset beralih ke PLN Prabayar.

Rehabilitasi sumur air tanah dalam tersebut akan dilaksanakan di dua lokasi wilayah desa yakni Desa Nguri dan Desa Pupus, Kecamatan Lembeyan yang digelar di UPTD Pengairan Gonggang yang berlokasi di Jalan Lembeyan-Ponorogo No.141, Kamis (5/11/2020).

Baca Juga :  Pemkab Canangkan Gerakan Magetan Bermasker 24 Jam
Peserta sosialisasi mendengar pengarahan.

Hadir dalam pelaksanaan tersebut Kabid SDA PUPR Magetan, Yuli K. Iswahyudi didampinggi Kasi Penyediaan dan Pengelolaan Air Baku, Ahmad Ulinuha. ST, juga Kepala UPTD pusat pengairan Gonggang, Saefudin. ST serta tujuh perwakilan kelompok tani Desa Nguri dan Pupus.

Kabid SDA DPUPR Kabupaten Magetan, Yuli Karyawan Iswahyudi, ST.MT menyampaikan adanya realisasi tersebut dengan tujuan ingin merehabilitasi sumur air tanah dalam yang berada di dua wilayah desa yakni Desa Nguri dan Desa Pupus. Hal ini guna mengoptimalkan penggunaan sumur serta menekan biaya operasional yang pada awalnya mesin pengeraknya genset akan direhabiltasi dengan PLN Prabayar.

Baca Juga :  Rapat Persiapan Pembukaan MPP Masa New Normal Pemkab Magetan

Berdasarkan pengalaman dari sumur-sumur yang telah diganti dengan PLN Prabayar setengah PK manpu mengairi 30-35 hektar sawah per sumur dengan debit 20-25 liter per detik dan biaya operasionalnya bisa menekan hingga 50 persen.

Dengan harapan para petani bisa menurunkan biaya operasional dari prodoksinya sehingga bisa meningkatkan harga jualnya.

“Dengan kata lain uang tidak habis untuk biaya operasional namun operasional bisa ditekan sampai 50 persen,” terangnya.

Dengan direhapnya sumur baik di Desa Pupus maupun Nguri semoga kehandalan dua sumur tersebut bisa menekan biaya operasional produksi pertanian.

Baca Juga :  PGRI Kota Batu: Dirgahayu Kota Batu 17th

“Sehingga para petani bisa memperoleh mamfaat peningkatan ekonomi dan kesejahteraan bagi para petani,” imbuhnya. (pgh/adv)

terkait

TMMD 107, Tim Kesehatan Pastikan Kondisi Satgas

redaksi

Polres Kuansing Ucapkan HPN 2019

redaksi

Bapenda Kab. Madiun Gandeng Kejaksaan dan Polres Sosialisasi Penegakan Hukum Pada Wajib Pajak

redaksi