Dinkes Kabupaten Magetan Berikan Pembinaan dan Pendampingan Poskestren Tangguh

oleh
oleh
Tim Dinkes Kabupaten Magetan memberikan pembinaan, pendampingan, evaluasi Poskestren Tangguh.

MAGETAN, PETISI.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan mengadakan pembinaan pendampingan evaluasi Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) selama dua hari yang digelar di Gedung Korpri Kabupaten Magetan, Selasa (07/07/2020).

Kegiatan ini dalam rangka program kesehatan guna meningkatkan pengetahuan serta membudidayakan perilaku hidup bersih dan sehat kepada para santri, pengurus serta para pengajar di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes).

Kepala Dinkes melalui Kasi Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Magetan, Totok Aprijanto, mengatakan, kegiatan pembinaan evaluasi pendampingan kepada para santri pondok pesantren hari ini merupakan tugas dari provinsi yang mana pelaksanaan pembinaan tahun ini merupakan tahun kedua.

Di tahun pertama telah melakukan pendampingan 10 ponpes dan di tahun kedua ini telah melakukan pengembangan menjadi 15 ponpes.

“Dikarenakan ponpes untuk saat ini menjadi pilihan bagi orang tua untuk itu setiap kabupaten melaksanakan program pembinaan bagi santri dan warga lingkungan di seluruh ponpes. Dengan harapan agar menjadi ponpes yang tangguh di masa pandemi Covid-19 ini,” terangnya.

Setelah dilakukan pembinaan selama dua hari ini, selanjutnya akan dilakukan pembinaan ke masing-masing ponpes guna menerapkan apa yang sudah direncanakan. Sehingga ponpes tersebut menjadi tangguh dan tidak ada cluster penyebaran Covid-19 di lingkungan pesantren.

Dalam Pelaksanaan pembinaan nanti akan dilakukan bersama-sama dengan tim yang terdiri dari promkes, P2P, Kesling, Kesehatan Remaja, PSC yang menjadi satu tim guna membina baik terhadap para petugas di puskesmas yang akan mendampingi maupun kepada ormas NU juga Kader Poskestren serta pimpinan ponpes guna bersama-sama dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dengan melakukan pembinaan merubah perilaku kesehatan pribadi di lingkungan masyarakat pondok pesantren baik santri, pengurus maupun para pengajar dalam membiasakan diri berperilaku hidup bersih dan sehat dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Kami berharap agar seluruh pimpinan ponpes di seluruh kabupaten Magetan ini bisa memahami dan bekerja sama guna mewujudkan masyarakat yang sehat dan tangguh,” pungkas Totok. (pgh)