Dizalimi, Tim Biliar Jatim Mundur dari Porwanas XIV

oleh
oleh
Mustakim (dua dari kanan), pebiliar andalan Jatim yang ditakuti lawan-lawannya

BANJARMASIN, PETISI.CO – Tim Biliar Jawa Timur (Jatim) memutuskan mundur dari ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XVI/2024 Banjarmasin. Keputusan diambil setelah salah satu atlet Jatim, Mustakim didiskualifikasi tanpa adanya surat resmi.

Kordinator tim Biliar Jatim, Romi mengatakan dicoretnya Mustakim sangat mengecewakan dan merugikan kontingen. Apalagi, selama ini Mustakim sudah empat kali bermain di Porwanas bersama Jatim dan merebut medali.

“Kami merasa dizalimi dengan keputusan diskualifikasi Mustakim. Meski kami masih punya dua atlet lagi, tapi kami memilih mundur dari semua nomor pertandingan biliar. Karena kami ini satu tim,” ujarnya di Banjarmasin, Rabu (22/8).

Lebih mengecewakan lagi, lanjut Romi, keputusan pencoretan Mustakim tidak melalui prosedur yang jelas. Sebab, protes dari beberapa kontingen hanya dilakukan secara lisan, tanpa melayangkan surat protes resmi.

“Kalaupun dicoret, kami meminta surat resminya dari dewan hakim. Namun sampai malam ini, surat diskualifikasi tersebut tidak ada. Pencoretan hanya dilakukan secara lisan, nama atlet Jatim tidak disebut dalam pertandingan,” paparnya.

Seharusnya, sesuai jadwal Mustakim akan tampil di nomor single bola 9. Namun ada tiga daerah yang ngotot untuk meminta atlet Jatim ini dicoret. Alasannya, kerena pernah bermain di Kejurnas dan PON. Tiga daerah itu, antara lain Bali dan Kalsel.

“Dari dulu yang dipermasalahkan itu dan Mustakim masih bisa tampil. Mustakim tidak pernah ikut PON. Soal Kejurnas memang benar, tapi Mustakim lebih dulu ikut Porwanas. Karena tampil baik di Porwanas, maka kita suruh dia coba ikut kejurnas,” jelasnya.

Dengan dicoretnya Mustakim, pupus sudah harapan Jatim untuk menjadi juara umum cabor biliar di Porwanas Banjarmasin. Pada Porwanas XIII 2022 di Jatim, tim biliar Jatim meraih 2 emas dan 1 perak, sehingga tampil sebagai juara umum. (bri/bm)

No More Posts Available.

No more pages to load.