Liga Muaythai Piala Wali Kota Diharapkan Lahir Atlet Berprestasi

oleh
oleh
Baso Juherman (dua dari kanan) fofo bersama Hendry Lianto usai memberikan keterangan pers

Surabaya, petisi.co – Liga Muaythai Jawa Timur (Jatim) seri II Piala Wali Kota Surabaya resmi digelar di Cito Mall, Surabaya, Jumat (24/4/2026). Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadikan even ini sebagai sarana menjaring atlet potensial untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2027.

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya Herry Purwadi menyampaikan pemkot memberikan dukungan penuh terhadap seluruh cabor yang dipertandingkan dalam Piala Wali Kota.

Dua atlet muaythai saling melancarkan serangan

“Alhamdulillah dukungan Wali Kota Surabaya luar biasa. Hampir 48 sampai sekitar 50 cabor didukung pemkot. Termasuk muaythai yang menggabungkan seni dan bela diri,” katanya disela pertandingan Liga Muaythai Jatim Seri II.

Ajang tersebut, diharapkan mampu melahirkan atlet berprestasi yang dapat menyumbangkan medali emas bagi Kota Surabaya pada Porprov 2027. Dimana Surabaya menargetkan 250 emas pada Porprov 2027.

“Harapannya dari sini muncul atlet-atlet yang nantinya bisa berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional,” ucapnya.

Ketua Pengprov Muaythai Jatim Baso Juherman menyebut Liga Muaythai Jatim menjadi bagian dari proses seleksi atlet menuju kejuaraan nasional (Kejurnas) yang akan digelar di Subang pada Agustus mendatang.

“Emas dari Liga 2 ini akan kita bawa ke Subang untuk Kejurnas. Ini juga bagian dari seleksi, dengan pembagian kelompok umur mulai junior hingga elite,” katanya.

Kompetisi liga sendiri akan digelar empat kali dalam setahun guna menjaga pembinaan atlet tetap berkelanjutan. “Harapan kami dari Liga yang sekarang bisa diberangkatkan menuju Kejurnas di Subang pada bulan Agustus,” tuturnya.

Ketua Pengcab Muaythai Surabaya sekaligus Ketua Panitia Hendry Lianto mengungkapkan ajang Piala Wali Kota sekaligus Liga Jatim Seri 2 dimanfaatkan untuk menjaring atlet baru.

“Kegiatan ini untuk melihat atlet-atlet baru sekaligus seleksi untuk persiapan Porprov. Memang belum maksimal karena banyak atlet yang ujian dan ada yang cedera,” ujarnya.

Jumlah peserta yang mengikuti kejuaraan ini mencapai sekitar 150 atlet dari berbagai kabupaten/kota di Jatim. Dari Surabaya sendiri sekitar 40 sampai 50 atlet, total keseluruhan sekitar 150 peserta dari lebih dari 10 kabupaten/kota. (bm)

No More Posts Available.

No more pages to load.