Petisi
Kunto Hartono di rumahnya jalan Hayam Wuruk Dodik G-50, Surabaya
HIBURAN

Drummer Kunto Incar Guinnes World Record Menabuh Drum di Atas Truk

SURABAYA, PETISI.CO – Drummer kondang, Kunto Hartono tak puas dengan prestasi yang dimiliki. Dua kali mendapat penghargaan Guinnes World Record, pria berusia 43 tahun itu, masih ingin mengukir rekor dunia lagi.

Prestasi berikutnya yang diincar Kunto, adalah rekor dunia menabuh drum di atas truk dari Surabaya-Jakarta dengan menempuh jarak 800 Km lebih. Hingga kini, belum ada satu pun pemain drum yang bisa menabuh drum di atas truk dengan jarak ratusan kilometer.

“Saya ingin meraih Guinnes World Record lagi. Rekor menabuh drum di atas truk trailer merupakan sebuah kebanggaan,” kata Kunto Hartono saat ditemui di rumahnya jalan Hayam Wuruk Dodik G-50, Surabaya, Sabtu (2/3/2019).

Pria berambut gondrong itu, sudah dua kali meraih penghargaan Guinnes World Record. Penghargaan pertama Drumming Marathon 74 jam pada 29 Desember 2003-1 Januari 2004. Kedua, Drumming Marathon 122 jam 25 menit pada 27 Desember 2011-1 Januari 2012.

Tujuh tahun setelah prestasi kedua itu diraih, kini Kunto mencoba mengukir rekor penabuh drum dunia. Bukan pekerjaan mudah. Kunto harus mempersiapkan diri secara matang untuk mewujudkan impiannya.

Kunto Hartono

Persiapan awal yang dilakukan Kunto, melakukan survei medan. Ditemani kerabatnya, Kunto berangkat naik mobil dari kediamannya menuju Jakarta. Rute yang dilalui dalam survei ini Surabaya, Solo, Semarang dan Jakarta.

“Sabtu siang ini, tepat jam 12.00 Wib, saya berangkat dari rumah untuk melakukan survei. Saya ingin melihat rute yang akan dilalui dalam perjalanan Surabaya-Jakarta saat mencetak rekor dunia nanti,” tuturnya.

Kunto mengaku perlu mensurvei lebih dulu, agar mengetahui jalur dan medan yang dilalui, kecepatan mobil dan mengetahui detail jalan apa yang dilalui. “Sengaja berangkat siang hari, jelang maghrib istirahat dan pagi berangkat lagi, persis pada hari H nya nantii,” tandasnya.

Tiba di Jakarta, Kunto akan menemui koleganya yang akan membantu menyiapkan kendaraan truk trailer terbaru, lengkap dengan plat nomor kendaraan dan STNK. Serta, meminta bantuan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk mengurus perizinan kegiatan yang dilakukannya.

“Itu survei pertama. Survei kedua, saya berangkat dari Jakarta menuju Semarang, Solo dan Surabaya. Tiba di Surabaya, saya akan melakukan persiapan yang lebih matang lagi,” jelas suami Feny Rediana ini.

Dia memperkirakan jarak tempuh Surabaya-Jakarta lebih dari 800 Km dan memakan waktu 4-5 hari. Estimasi kecepatan laju kendaraan antara 10-20 km/jam. Namun, belum diketahui kapan Kunto memulai kegiatannya itu.

“Perkiraan nanti awal April. Bersamaan dengan kampanye akbar terakhir Pilpres 2018. Harapan kami startnya dihadiri calon wakil presiden Sandiaga Uno dan finishnya oleh calon presiden Prabowo Subianto,” papar pendukung pasangan Prabowo-Sandiaga ini.

Hasil survei ini, menurutnya, akan menjadi pertimbangan pihak Guinnes World Record untuk mengakui upaya Kunto meraih penghargaan rekor dunia. Hal itu sekaligus menunjukkan keseriusan Kunto melakukan kegiatan yang langka di dunia itu. (bm)

 

terkait

Laksana Dunia Lain di Bukit Merese

redaksi

Kenang Sejarah Tulungagung, Ratusan Peserta Ikuti Napak Tilas Ketandan-Bonorowo

redaksi

15 Dhalang Bocah Ikuti Festival Dhalang Pelajar di TB2KS Tulungagung

redaksi