Duplikat Tanah Tak Kunjung Ditemukan, Warga Keluhkan Fungsi Pelayanan di Kecamatan Wuluhan

oleh -216 Dilihat
oleh
Kasipem Kecamatan Wuluhan, Mujayyin

JEMBER, PETISI.COSubolo (55) warga Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember mengeluhkan pengurusan duplikat tanah selama tiga bulan yang tak kunjung ada kejelasan.

“Saya sudah tiga bulan minta duplikat tanah yang hilang melalui Pemdes Tamansari, Camat Wuluhan tapi sampai saat ini tidak ada kejelasan,” aku Subolo saat ditemui di Desa Tamansari, Kamis (14/12/2023).

“Saya sudah beberapa kali komunikasi dengan pihak Kecamatan Wuluhan, tapi setiap ketemu mereka selalu bilang masih dicari, padahal ini sudah lama,” imbuhnya.

Sedangkan mantan Kades Tamansari yang menjadi saksi atas pembuatan akte tanah tersebut mengakui dirinya yang tanda tangan atas akte tersebut.

“Yang bersangkutan mantan Kades Tamansari saat ini masih hidup,” jlentrehnya.

Masih Subolo, guna mencari kejelasan duplikat tanah tersebut juga mendatangi Dispenda Kabupaten Jember beberapa waktu lalu.

“Diperoleh keterangan dari Dispenda bahwa untuk terbit SPPT dasarnya adalah akte tanah, sertifikat atau alas hak tanah yang lain, dan untuk tanah atas nama Subolo mulai tahun 1993 sampai sekarang (2023) tidak ada perubahan nama,” katanya.

Sedangkan dari data yang ditunjukkan terkait pengurusan duplikat tanah seluas kurang lebih 750m, Subolo sudah berkirim surat ke Pemdes Tamansari, Camat Wuluhan dan Bupati Jember, sambil menunjukan dokumen surat serta SPPT tanah miliknya.

Guna mencari kebenaran informasi tersebut, awak media ini melakukan komfirmasi keĀ  Camat Wuluhan melalui Kasipem Kecamatan Wuluhan, Mujayyin yang saat ini merangkap Pj Kades Glundegan.

“Kami sedang melakukan pencarian duplikat tanah atas nama Subolo, tapi masih belum kami temukan dan saat ini kami masih melakukan pencarian,” terang Mujayyin.

Sedangkan dikomfirmasi terpisah lewat sambungan telpon terkait surat Subolo kepada Bupati Jember perihal duplikat tanah, salah satu staf Kasi Pemerintahan Kabupaten Jember, Ibnu, Jumat (15/12/2023) lewat pesan singkat WhatsApp mengatakan “mohon maaf kami masih proses assesment pegawai beberapa hari ini”.

Sementara dari informasi yang ada, Bupati Jember Hendi Siswanto memberikan kemudahan-kemudahan dalam pengurusan layanan administrasi pemerintahan dan pengurusan yang lain bagi masarakat yang ada di Kabupaten Jember. (git)