DWP Provinsi Jatim Baksos Donor Darah

oleh
Salah satu pemeriksaan kesehatan sebelum melakukan donor darah dalam rangka HUT DWP Prop Jatim.

SURABAYA, PETISI.CODharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jatim yang diketuai Ny Hj Chaerani Yuliati Akhmad Sukardi, S.Sos setiap tahun menggerakkan pengurus dan anggotanya ramai-ramai melakukan bakti sosial donor darah.

Karena Ketua DWP Provinsi Jatim Ny Hj Chaerani Yuliati Akhmad Sukardi, S.Sos sebagai wakil Ketua TP PKK Provns Jatim mendampingi Ketua TP PKK provinsi Jatim Dra H Nina Soekarwo, Msi ada acara Jambore Kader PKK di Jakarta, maka Baksos donor darah kali ini dipimpin Wakil Ketua DWP Provinsi Jatim Ny. Dra`Endang Kristina Shofwan.

Donor  darah  ini dalam rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun DWP ke 17 dan diikuti 200 orang anggota DWP Instansi Pemerintah Provinsi (IPP) dan DWP Setda Prov Jatim ini dilaksanakan di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Surabaya Jl Embong Ploso no 7 – 15 Surabaya, Selasa (29/11)

Baksos donor darah ini dilaksanakan berjenjang, mulai dari DWP Pusat, Provinsi, Kab/Kota, sampai ke DWP Kelurahan. “Semua ini merupakan salah satu kewajiban para isteri Aparatur Sipil Negara (ASN), dan dituangkan dalam program kerja organisasi DWP,” ujar Isteri Asisten Sekda Provinsi Jatim ini.

 “Kegiatan Baksos yang merupakan salah satu program DWP Provinsi Jatim bidang sosial budaya ini menjadi rangkaian HUT DWP yang jatuh pada tanggal 9 Desember, dan selalu dilaksanakan rutin setiap tahun sejak dipimpin oleh para pendahulu. Baksos donor darah ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian sosial anggota DWP terhadap sesama, dan tentunya bermanfaat pada masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ketua DWP IPP dan Ketua DWP Biro-biro di lingkungan Setda Prov Jatim memberikan perhatian yang besar terhadap anggota DWP yang mendonorkan darahnya.

Kegiatan Baksos Donor darah yang dimotori oleh DWP Provinsi Jatim ini tidak hanya diikuti pengurus dan anggota DWP saja, tapi juga diikuti karyawan/ karyawati yang memenuhi kesehatan, setelah diperiksa dokter. Bahkan kalau sudah selesai mendonorkan darahnya, diberi tali asih sebagai ungkapan terima kasih karena sudah menyumbangkan sesuatu yang sangat berharga dengan tulus ikhlas, karena satu tetes darah sangat  berarti untuk kehidupan manusia.

“Kami berharap dengan kegiatan  ini bisa menggugah para anggota untuk merasakan peduli sosial dan kemanusiaan, “ harapnya.

Tahun lalu diikuti 129 anggota, targetnya donor darah diikuti 200 orang anggota DWP Provinsi Jatim, Namun sangat disayangkan ada beberapa anggota DWP IPP Provinsi Jatim yang sudah mendaftar berhasil mendonorkan darah. Banyak ibu atau karyawati yang sudah niat donor tapi setelah melalui pemeriksanaan dokter ternyata HB-nya rendah sehingga tidak memenuhi syarat untuk donor darah. Kebanyakan ibu-ibu yang HB-nya kurang tinggi karena malam sebelumnya kurang istirahat, atau kurang makanan zat besi. Yang perlu dipersiapkan bagi pendonor sehari sebelumnya harus istirahat yang cukup, dan banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi, seperti, sayuran,  telur, daging, dan ikan.(hum)