Eksistensi Radio Hadapi Tantangan dan Peluang di Era Digital

oleh -1774 Dilihat
oleh
Geryantika Kurnia, Direktur Penyiaran Kemenkominfo dan DR Harliantara, Presiden Forum Diskusi Radio (FDR) Indonesia

Semarang, petisi.co  – Direktorat Penyiaran Kementerian Komunikasi Dan Informasi Republik Indonesia bersama Forum Diskusi Radio (FDR) Indonesia kembali mengadakan Fasilitasi Kapasitas Sumber Daya Manusia & Pemberdayaan Penyiaran Radio di Wilayah Provinsi Jawa Tengah, bertempat di hotel Arrus Semarang.

Acara  yang gelar tanggal 2 sampai 4 Oktober 2024  ini dibuka Geryantika Kurnia, Direktur Penyiaran Kemenkominfo RI.

Gery menyampaikan, bahwa Izin Penyelengaraan Penyiaran tercatat 1500-an Radio di Indonesia, dengan rincian  izin penyiaran milik swasta, Publik Lokal, dan Komunitas.

“Dari izin penyiaran yang terpantau di Jawa Tengah sebanyak 260 Radio, menunjukkan bahwa radio tidak akan pernah hilang dari peradaban media, walaupun kemunculan berbagai media baru membuat radio tidak lagi menjadi pilihan utama dikalangan masyarakat. Tetapi prediksi beberapa tahun ke depan, radio akan menjadi pilihan yang populer,” ujar Gery.

Teknologi yang disampaikan Gery mampu diterapkan dengan perubahan lifestyle dengan memanfaatkan teknolgi segmen pendengarnya serta model bisnis yang memungkinkan monetisasi.

Dicontohkan, seperti menyesuaikan perubahan demografi dan landscape media, keluar dari berbagai keterbatasan siaran terestrial analog dan hadir lebih banyak media utamanya sosial media, memahami kepemirsaan dengan Real Time data tumbuh menjadi Big Data lalu diolah dengan Artificial Intelligence (AI), dan memiliki value proposition kepada pengiklan.

“Kami sangat peduli dengan dunia penyiaran, Radio memiliki sejarah yang erat dengan perjuangan bangsa Indonesia. Radio telah memberikan kontribusi besar dalam melestarikan bahasa dan budaya. Siaran dalam berbagai bahasa daerah, pertunjukan seni tradisional serta cerita rakyat menjadi sarana penting untuk menjaga kekayaan budaya Indonesia dari setiap generasi ke generasi,” tutup Gery.

Sementara Presiden Forum Diskusi Radio (FDR) Indonesia,  Dr. Harliantara mengatakan bahwa radio memiliki kemampuan untuk menciptakan Emosi & Koneksi.

Presiden Forum Diskusi Radio (FDR) Indonesia, Dr. Harliantara (tengah).

“Radio memiliki kemampuan untuk menciptakan koneksi emosional yang kuat dengan pendengarnya. Melalui suara dan narasi, radio dapat menyampaikan pesan yang bermakna dan menginspirasi,” ujar Harliantara yang juga Dekan Fikom Unitomo.

Ia menambahkan jika Radio dapat fokus pada niche-niche tertentu, seperti musik, berita, atau topik-topik khusus, sehingga memungkinkan radio untuk membangun audiens yang setia dan target pasar yang jelas.(kip)

No More Posts Available.

No more pages to load.