Petisi
EKONOMI

Festival Accor Hotels Jatim, Perkenalkan Kuliner Khas Madura

SURABAYA, PETISI.CO – Program sepanjang tahun dengan menampilkan keragaman sajian masakan khas hasil olahan tim kuliner lebih dari 120 restoran, dihadirkan pada Accor Hotel Jawa Timur, dengan menggelar  Culinary Journey East Java untuk ke 5 kalinya.

Festival kuliner Accor Hotels tersebut diadakan di Hotel Grand Mercure Surabaya City, Senin (13/1/2020),   dengan tema makanan khas asal daerah Madura, yakni Nasi Serpang dan Wedang Kobbhu.

Kegiatan ini diikuti General Manager (GM) Accor Hotel Jatim, Chairuddin Langkat dan sejumlah GM maupun perwakilan Hotel lainnya. Hadir juga Bupati Bangkalan R. KH. Abdul Latief Amin Imron, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jatim diwakili Kabid Industri dan Pariwisata Provinsi Jatim, Suri Aman.

Mewakili Accor Hotels, General Manager (GM) Hotel Grand Mercure Surabaya City Rahmat Suwardi menyampaikan, dengan diadakan kegiatan ini, pihaknya berterima kasih kehadiran Bupati Bangkalan dan dukungan dari Dinas Disbudpar Provinsi Jatim untuk menyempatkan hadir.

Kemudian kegiatan tersebut sudah pernah diadakan pada tahun sebelumnya, serta dengan konsep berbeda akan suskes.

“Kalau kita lebih cenderung pada konsep gaya hotel dan otentik pada makanan khas masing-masing daerah untuk menunjang grid dari pada hotel lainnya. Bahkan, tahun 2020 ini masih tetap sama secara merata tamu kita dari kalangan Instansi untuk memperkenalkan makanan khas kuliner journey tersebut,” katanya saat diwawancarai disela-sela usai mengisi sebagai nara sumber.

Untuk tahun 2019 kemarin, dan tahun 2020 ini, kita masih sama dengan konsep per 3 bulan, tapi berbedaan lebih otentik maupun all out. “Artinya, kita mencoba memasarkan  hotel kami,” ujar Rahmat Suwardi.

Dia menyebutkan mengenai Nasi Serpang Khas Madura pihaknya memilih konsep sama per 3 bulan untuk memasarkan, dan tentunya nanti berganti dengan khas kuliner asal daerah lain.

“Kita akan mencoba hadirkan kuliner sebanyak 18 Kabupaten di tahun berikutnya dan bertujuan untuk sukses memenuhi budget, tentunya kami berharap bisa tumbuh menjadi 10 persen akan diadakan kembali per bulan atau 2 bulan,” jelasnya.

Rahmat mengatakan, pihaknya akan menyajikan menu Alaka saat pengunjung dan mengadakan meeting pada sarapan pagi.

“Kita juga memasarkan minuman tradisional berupa Wedang Kobbhu dengan rasa yang nikmat bisa disajikan ke pengunjung baik di seduh dalam keadaan hangat maupun dingin,” tambahnya.(inul)

 

terkait

Banyak Potensi, Kadin Jatim Minta Lamongan Bisa Kreatif

redaksi

Babinsa Windurejo Koramil Kutorejo Dampingi Petani Panen Padi

redaksi

Gas LPG 3 Kg Bersubsidi di Banyuasin Mahal dan Langka

redaksi