Fungsi Rumah Jadi Tempat Industri, Warga Kawasan Kertajaya Indah Gusar

oleh
oleh
Salah satu rumah di kawasan Kertajaya Indah II yang dijadikan sebagai tempat pencucian sarang burung walet yang sempat disegel Satpol PP Kota Surabaya.

SURABAYA, PETISI.CO – Warga di perumahan elit Kertajaya Indah II F Kota Surabaya, merasa gusar lantaran salah satu rumah di kawasan tersebut beralih fungsi menjadi tempat industri pencucian sarang burung walet.

Abu Abdul Hadi, selaku kuasa hukum Agus Hartanto yang merasa tidak nyaman dengan adanya aktivitas indutri pencucian sarang burung walet itu mengatakan, kliennya merasa terganggu dengan adanya aktivitas yang dilakukan di rumah tersebut.

Ia menyebut, jika kliennya telah melakukan pelaporan dikarenakan adanya rasa tidak nyaman dari adanya aktivitas di rumah yang menjadi sarang pencucian burung walet itu.

“Yang dirasakan oleh klien kita itu kebisingannya dari pekerjanya yang sangat banyak, bau dari pencemaran lingkungannya itu kan sangat mengganggu. Jadi saya membuat surat pengaduan melalui klien kami kepada wali kota dan jajarannya,” kata Abu, Jumat (13/11/2020).

Abu mengaku jika dirinya telah melayangkan  surat aduan kepada pihak Pemkot Surabaya dan telah mendapatkan tindaklanjut.

“Alhamdulillah, setelah kita luncurkan surat pengaduan itu, ditindaklanjuti oleh bu wali kota, disposisi ke Kepala Satpol PP untuk dilakukan penindakan seperti apa di lapangannya itu. Segel itu pada tanggal 2 November oleh Satpol PP kota,” imbuhnya.

Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi, Kamis (12/11/2020) siang kemarin, segel yang sempat terpasang sudah tidak ditemukan lagi keberadaannya.

Ketika hendak menanyakan informasi tersebut kepada salah seorang pemuda yang berada di rumah berlantai dua tersebut, ia menyebut jika plank atau tanda segel itu sudah dilepas.

“Kemarin sudah dilepas oleh pihak Satpol PP, ” ucapnya pemuda itu kepada wartawan.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan, akan melakukan tindak lanjut perihal segel tersebut. “Nanti saya cek di anggota saya,” pungkasnya. (nan)

No More Posts Available.

No more pages to load.