NGAWI, PETISI.CO – Warga Desa Budug Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi Jawa Timur membongkar atap bangunan sekolah yang sudah rusak parah.
Kepala Desa Budug Marjuki mengatakan, warga khawatir dengan keselamatan anak-anak mereka, karena bangunan sekolah yang sudah tua, memilih membongkar atap bangunan sekolah.
Warga membongkar sendiri atap bangunan sekolah yang tiangnya sudah terturun tersebut.
“Ada waga yang lapor saya, kondisinya sudah parah, kita lihat, makanya warga berinisiatif membongkar atap bangunan sekolah,”ujarnya, Jumat (15/11/2019).
Sementara Kepala Sekolah SDN Budug Sri Wahyu Hidayati mengatakan, pihak sekolah telah melaporkan kondisi bangunan sekolah yang mengkhawatirkan tersebut. Dia mengatakan, Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi telah melakukan survey terhadap kerusakan di SD Budug yang memiliki siswa sebanyak 85 anak tersebut.
“Sudah disurvey konsultan, diperbaiki nanti anggaran 2020,” imbuhnya.
Sri Wahyu Hidayati menambahkan, bangunan sekolah yang paling parah mengalami kerusakan adalah ruang guru. Saat ini kegiatan guru dipindah di ruang perpustakaan yang kondisinya juga mengalami kerusakan cukup parah.
“Ini dibangun tahun 2005 lalu, sebulan terakhir kondisinya semakin parah. Karena khawatir, kami pindah ke ruang perpustakaan,” katanya.
Selain bangunan yang mulai rusak, SD Budug saat ini juga mengaami kekurangan guru pengajar pendidikan agama karena pensiun. Bulan Desember mendatang kekurangan guru akan bertambah dengan pensiunnya guru oleh raga.(ags/skc)





