PETISI.CO
Penyerahan Paket sembako pada Pemdes Ketapang Telu
PERISTIWA

Hampir Sebulan Warga Bengawan Jero Berjibaku dengan Banjir, 300 Paket Sembako Didistribusikan

LAMONGAN, PETISI.CO – Memasuki hari ke 26 atau hampir sebulan, warga yang bermukim di area sekitar Bengawan Jero harus terus berjibaku dengan banjir atau genangan air yang sampai saat ini, Selasa  (26/1/2021) belum surut keseluruhan.

Berangkat dari rasa keprihatinan warga yang terdampak banjir itu, elemen mahasiswa Lamongan yang bernaung dalam Forum Nasional Mahasiswa Lamongan ” FORNASMALA ” bergandeng tangan dengan Jaringan Masyarakat Lamongan ” JAMAL “, mengulurkan tangan guna meringankan beban warga terdampak banjir.

Pesan itu disampaikan Fahmi Muzakki ketua Fornasmala, “Sedikit banyak kami ingin berbagi dengan warga melalui cara pendistribusian 300 paket sembako bagi warga terdampak banjir.”

Baca Juga :  Warga Tumenggungan Minta DPRD Lamongan Telusuri Proses Berubahnya Tanah Kelurahan

Jujur kita tidak bisa membantu banyak, tapi mungkin ini yang bisa kita lakukan, selain itu kita terus menyuarakan apa yang dialami oleh warga bengawan jero kepada pemangku kebijakan pembangunan Lamongan.

“Seperti yang kita lakkukan beberapa hari lalu dengan aksi turun ke jalan, menyampaikan aspirasi kepada DPRD dan Pemkab Lamongan, agar segera menuntaskan banjir bengawn jero, yang kita tahu seperti tradisi banjir tahunan,” ujarnya.

Kebetulan pendistribusian sembako ini diberikan pada warga di tiga desa, yakni Desa Laladan Kec. Deket, Desa Somowinangun, dan Desa Ketapang Telu Kec. Karangbinangun, yang sampai saat ini air masih menggenangi wilayahnya.

Baca Juga :  Peringati Hari Jadi Bhayangkara Ke- 74, Polres Gresik Gelar Bakti Sosial Donor Darah

“Dan kami juga mendesak pada Pemkab Lamongan untuk memikirkan dari dampak banjir ini, yang secara langsung menghancurkan ekonomi warga, pasalnya mereka harus gigit jari, lahan perikanan dan pertanian mereka luluh lantak akibat luapan air bengawan jero,” ujarnya.

Perahu jadi alat transportasi pendistribusian paket sembako

Selain itu akses transportasi darat juga terganggu, karena luapan air bengawan jero. Dan itu kita buktikan ketika pendistribusian bantuan sembako ini, kami harus menggunakan perahu untuk bisa tembus sampai ke Desa Ketapang Telu.

Hal itu disebabkan tidak dimungkinkannya menggunakan  alat tranportasi darat untuk menembus banjir.

Baca Juga :  Pantau Kinerja Pemdes dan BUMDes, Menteri Desa Kunjungi Lamongan

Dalam kesempatan berbeda, Affandi pembina Jamal juga membeberkan penanggulangan jangka pendek banjir bengawan jero ini juga harus memprioritaskan kesehatan warga.

Karena kita tahu, banjir juga membawa dampak penyakit bagi warga, maka untuk itu kami menekankan pada Dinas terkait untuk secara rutin berkala memeriksa kesehatan warga, meski kita juga sedang diuji oleh pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah, tadi kita juga lihat tiap kantor desa sudah menyediakan posko kesehatan, dan mengadakan pemeriksaan gratis bagi warga seminggu sekali, ini mungkin yang harus lebih disupport oleh dinas agar layanan kesehatan bagi warga bisa tertangani dengan baik,” tutupnya.(ak)

terkait

“Jangan Mudah Dihasut dan Diadu Domba Berita Hoax”

redaksi

Buka Bersama Komponen Masyarakat di Makodim Bondowoso

redaksi

Peringati HPN, SMSI Jatim Peduli Akan Bagikan 1.000 Paket Sembako

redaksi