Surabaya, petisi.co – Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto menerima kedatangan 175 mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya dari Fakultas Psikologi untuk memberikan materi perkuliahan lapangan terkait psikologi politik di gedung DPRD Kota Surabaya, pada Senin (01/12/2025).
Herlina menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah wajib pada program studi Psikologi Politik yang ditujukan bagi mahasiswa semester 3.
“Membaca dinamika politik secara psikologi itu menjadi penting. Di dalam psikologi politik, mahasiswa belajar menganalisa gaya kepemimpinan dan kepribadian, yang dikorelasikan dengan teori dan penelitian,” ujar Herlina.
Herlina, yang juga alumni psikologi Untag Surabaya, memberikan materi tentang psikologi politik dan analisa perilaku politik di Surabaya. Mahasiswa menganalisa tokoh politik, gaya kepemimpinan, kepribadian, dan pola komunikasi mereka dengan masyarakat.
“Mahasiswa psikologi ternyata kritis. Mereka tidak hanya menangkap hal positif dari media sosial dan media massa, tetapi juga dinamika psikologis dan cara politisi berkomunikasi dengan massa,” ujar legislator Partai Demokrat ini.
Beberapa mahasiswa bahkan mempertanyakan apakah menjual empati dan pencitraan adalah pola komunikasi yang penting, serta menganalisa dampak kebijakan yang diambil.
Psikologi politik menjadi mata kuliah wajib di semester awal bagi mahasiswa S1. Tujuannya bukan untuk mengajarkan politik secara praktis, tetapi untuk menganalisa konsep kebijakan, kepribadian, gaya kepemimpinan, dan pola komunikasi.
“Saya melihat ini penting untuk mengasah kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan sekitar, terutama kebijakan-kebijakan yang ada,” pungkas Herlina. (joe)







