Hujan Hambat Partisipasi Pemilih di Surabaya Barat, Pencoblosan Tetap Berlangsung

oleh -408 Dilihat
oleh
TPS 14 Kelurahan Pakal, mengangkat tema adat Papua untuk menarik partisipasi pemilih.

Surabaya, petisi.co – Pelaksanaan pencoblosan surat suara pada Pilkada serentak kota Surabaya pada Rabu (27/11/2024) diliputi cuaca mendung. Hujan mengguyur wilayah Surabaya Barat, sejak pukul 10.00 selama 45 menit, membuat proses pencoblosan mengalami beberapa kendala, utamanya bagi TPS yang hanya menggunakan tenda sebagai pelindung.

Berdasarkan ketentuan Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2024 tentang Pemungutan Dan Penghitungan Suara Dalam Pilkada, jadwal pencoblosan Pilkada 2024 dilaksanakan di tempat pemungutan suara (TPS) dimulai pukul 07.00 sampai 13.00 waktu setempat.

Benu Susanto, Ketua KPPS di TPS 009 Pondok Benowo Indah, Babat Jerawat, Pakal, mengatakan bahwa kondisi hujan tidak berpengaruh pada proses pencoblosan, karena TPS berada di gedung balai RT yang aman dari hujan.

“Kehadiran para pemilih menjadi terhambat karena hujan, hingga jam 10.30, masih 270 pemilih yang telah mencoblos, padahal DPT 598 orang, semoga bisa hadir semua,” ujarnya.

Para pemilih yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) wajib untuk membawa KTP-el atau Surat Keterangan (Suket) serta Formulir Model C Pemberitahuan KPU (undangan mencoblos) ketika ingin melakukan pencoblosan ke TPS.

Sementara itu di TPS 14 Kelurahan Pakal, Kecamatan Pakal, hujan telah membuat aktifitas terhenti sejenak, dikarenakan atap tenda yang hanya berupa terpal, tidak mampu menampung genangan air hujan.

Muhamad Wahyudi, Ketua KPPS 14 mengatakan bahwa saat hujan terjadi seluruh petugas mengamankan logistik pilkada, agar tidak ada yang terkena air.

“Alhamdulillah semua bisa diamankan dalam kondisi yang darurat, pencoblosan tetap berlangsung,” ujarnya.

TPS 14 memiliki strategi khusus untuk mengajak warga datang mencoblos, dengan mamakai atribut bertema adat Papua, juga memberikan  hadiah pada warga yang datang mencoblos.

“Dari 580 DPT hingga jam 12.00 siang ini telah mencoblos 375, selain sudah terdaftar 8 orang yang harus diberi layanan khusus untuk didatangi karena sakit, kami menunggu PTPS,” ujar Wahyudi yang juga pengurus RW di Kelurahan Pakal.

Sementara itu, Ketua Panwaslucam Pakal, Albert Tampubolon mengatakan bahwa, hingga pukul 12.00 siang ini belum ditemukan kendala yang berpengaruh pada proses pencoblosan, baik karena hujan ataupun hal lainnya.

“Kondisi hujan mungkin bisa berpengaruh pada partisipasi pemilih, semoga target yang diharapkan partisipasi 80% bisa tercapai,” ujarnya.

Pada satu jam terakhir sebelum penghitungan suara, pelayanan yang perlu diawasi yaitu pelayanan pemilih pada lansia, difabel, ataupun DPT yang sakit, yang akan didatangi ke rumahnya.

Untuk pemilih pindahan atau daftar pemilih tambahan (DPTb) dapat memberikan hak suaranya di TPS paling cepat dua jam sebelum waktu pemungutan suara selesai atau sekitar pukul 11.00-13.00 waktu setempat.

“Saat ini kami belum bisa memberikan informasi lengkap, nanti kami akan kabarkan lagi, setelah selesai semuanya,” pungkas Albert.(joe)

No More Posts Available.

No more pages to load.