Petisi
Kantor Kelurahan Babat Jerawat dikepung banjir.
PERISTIWA

Hujan Lebat Terjang Surabaya Barat, Jalan dan Kantor Kelurahan Dikepung Banjir

SURABAYA, PETISI.CO – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Surabaya barat, sejak Sabtu (16/3/2019) sekitar pukul 16.00 wib, mengakibatkan jalan raya Sememi hingga jalan Benowo, dan area permukiman warga serta di sejumlah fasilitas umum, terendam banjir hingga 30 – 50 senti meter.

Hujan deras di wilayah Surabaya barat tersebut, selain membuat sepanjang jalan raya berubah menjadi sungai juga membuat salah satu instansi pemerintah yaitu, kantor Kelurahan Babat Jerawat seperti kolam.

Banjir di wilayah Surabaya barat tersebut, diduga juga akibat dari lambannya Pemerintah Kota Surabaya menyelesaikan pembangunan jalan raya diatas sungai, pembangunan box culvert yang hingga saat ini masih belum selesai, bahkan berhenti membuat air hujan yang semestinya dapat mengalir ke sungai kini mandek (terhambat).

Pasalnya, pembangunan jalan diatas sungai dengan menggunakan box culvert, saat ini berhenti diwilayah jalan raya Sememi, diduga akibat mandeknya proyek tersebut membuat aliran air di sungai mulai dari Pakal sampai Sememi macet, dan akhirnya air meluber ke jalan raya hingga masuk ke pemukiman warga.

Dampak dari banjir tersebut juga banyak membuat kendaraan roda dua mogok, dan akhirnya sepeda motor banyak yang didorong sehingga kemacetan tak bisa dihindari.

“Air meluber dari sungai – sungai mulai dari ujung box culvert yang berhenti arusnya sangat deras, bahkan saya ndak berani menaikinya dan akhirnya motor tak dorong aja,” kata Hardiyah.

Disetiap jembatan, lanjutnya, luberan arusnya sangat deras, hingga motor saya hampir terseret,” daripada jatuh mending tak sorong ae mas,” ungkap perempuan warga Pondok Benowo Indah.

Hal yang sama juga terjadi diwilayah jalan raya Raci Pakal, banjir juga diduga akibat dari luberan air sungai dan masuk dirumah – rumah warga.

Kapolsek Pakal Kompol Subagyo S.Sos didampingi Pawas piket fungsi Ipda. M. Saleh SH, beserta anggotanya menyapa warga dan memantau arus lalulintas diwilayah Jl. Raya Raci Pakal, pihaknya turun langsung guna memberikan rasa aman kepada masyarakat yang terkena banjir.

“Kita sebagai penanggung jawab keamanan diwilayah ini, wajib untuk turun langsung memastikan bahwa wilayah Pakal masih kondusif. Selain itu dengan begini kita bisa tau, jika ada warga yang butuh pertolongan akibat terkena musibah banjir ini, sehingga dengan cepat bisa kita atasi,” ujar Kompol Subagyo.

Kapolsek Pakal memantau banjir yang masuk ke rumah-rumah warga

Apapun itu kondisi dan situasinya, kata Subagyo, sebagai instansi pelayanan masyarakat harus ikhlas, terlebih lagi jika masyarakat itu membutuhkan bantuan Polisi harus sigap dalam berbagai hal.

“Didalam situasi atau kondisi seperti ini tidak menutup kemungkinan para pelaku kejahatan (3C) akan melakukan aksinya, dengan hadirnya Polisi dalam situasi seperti ini, diharapkan mereka tidak akan berani melanjutkan rencananya,” tegas Kapolsek yang senang blusukan ini.

Pantauan Petisi.co, sambil berjibaku dengan banjir Kapolsek Pakal Kompol Subagyo menyapa warga terdampak banjir di kampung Raci, dialogis dan himbauan kamtibmas juga disampaikan kepada warga agar selalu waspada dan berhati – hati.

Selain itu, Kapolsek juga menempatkan anggotanya ditempat – tempat yang dianggap rawan, baik rawan kemacetan maupun rawan tindak kriminal diwilayah hukumnya. (bah)

terkait