Ini Cara Surabaya Kurangi Bau dan Tumpukan Sampah

oleh
oleh
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

Surabaya, petisi.co – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya mengubah jadwal pengangkutan sampah dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Jika sebelumnya dilakukan pada siang hari, kini pengangkutan dialihkan ke malam hari.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan kebijakan ini bertujuan memperlancar distribusi sampah menuju TPA Benowo sekaligus mengurangi gangguan terhadap aktivitas warga.

“Kalau pengangkutan dilakukan saat pagi atau jam sibuk, itu bisa mengganggu lalu lintas. Karena itu kita ubah ke malam hari,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Selain mengurangi kemacetan, pengangkutan malam hari dinilai lebih efisien karena waktu tempuh menjadi lebih cepat. Kondisi ini juga membantu meminimalisir penumpukan sampah serta bau selama proses pengiriman.

Tak hanya itu, perubahan jadwal ini juga berdampak pada efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) serta mengurangi keausan armada truk pengangkut.

“Dengan operasional yang lebih lancar, penggunaan BBM bisa ditekan dan biaya perawatan kendaraan juga lebih efisien,” jelasnya.

Pelaksana Tugas Kepala DLH Surabaya, M Fikser, menambahkan bahwa penyesuaian jadwal ini juga diikuti perubahan pola operasional secara menyeluruh.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya mengubah kebiasaan pengelolaan sampah agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

“Pengambilan sampah akan dilakukan malam hari agar tidak mengganggu aktivitas warga,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemkot Surabaya juga menegaskan bahwa TPS hanya diperuntukkan bagi sampah rumah tangga. Sementara sampah berukuran besar seperti sofa, kasur, dan lemari harus langsung dibuang ke TPA.

DLH pun telah diminta untuk melakukan sosialisasi kepada RT dan RW agar aturan baru ini dipahami oleh masyarakat, termasuk para penarik gerobak sampah.

Dengan perubahan ini, Pemkot berharap kebersihan kota dapat lebih terjaga, sekaligus menciptakan lingkungan yang nyaman tanpa mengganggu mobilitas warga. (dvd)

No More Posts Available.

No more pages to load.