Jadi Motor PPKM Mikro di Surabaya, Pemkot Siap Gelontor Bantuan Kampung Tangguh

oleh
oleh
Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana

SURABAYA, PETISI.CO – Pemkot Surabaya bakal mereaktivasi kampung tangguh di masa penerapan PPKM mikro yang berlangsung mulai tanggal 9 hingga 22 Februari 2021 mendatang.

“Semula 1294 yang terbentuk, yang reaktivasi ada 650. Kita berharap PPKM jilid 3 ini bisa semuanya,” kata Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, Rabu (10/2/2021).

Whisnu menyebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait melakukan refocusing anggaran.

Lebih lanjut, dana bantuan untuk kampung tangguh yang akan digelontor oleh Pemkot Surabaya dimaksudkan untuk memaksimalkan upaya penangan pandemi COVID-19 ke tingkat wilayah paling bawah.

“Dana bantuan kampung tangguh di PPKM jilid 3 (mikro) ini diinstruksikan membantu apbd di tingkat paling kecil ke tingkat RW, tapi juga bisa sampai RT. Kalau kabupaten kota bisa pakai dana desa, maka kota bisa pakai dana kelurahan,” jelasnya.

Selain itu, kebijakan ini diharapkan mampu meringkan beban pengeluaran masyarakat untuk biaya operasional kampung tangguh.

Pihak kelurahan juga diinstruksikan untuk melakukan pendampingan kepada para satgas di kampung tangguh.

“Pendampingan ke kampung tangguh di wilayah. Ini sudah perluas dan kembangkan lagi,” terangnya.

Termasuk segala bentuk kebutuhan juga akan dirinci lebih mendalam. Diperkirakan dana yang akan cair untuk per kampung tangguh berikisar di angka Rp 5 juta.

“Jadi kebutuhan apa saja sudah terinci. Kisaran 5 juta minimal,” pungkasnya.(nan)

No More Posts Available.

No more pages to load.