Jalan Nasional Penghubung Riau-Sumbar Terancam Putus

oleh
Kondisi jalan lintas KM +194.700 yang ambles

KUANTAN SINGINGI, PETISI.CO – Belum genap 3 tahun ruas jalan nasional yang menghubungkan Riau-Sumbar menuju Kiliran Jao Terancam putus, Minggu (8/4/2018). Semua ini akibat  terjadi longsor yang menyebabkan Penahan Tebing jalan amblas, tepatnya di Desa Kasang di kawasan Bukit Betabuh, sebelum memasuki kawasan air terjun Guruh Gemurai sebelah kanan dari arah Teluk Kuantan menuju Kiliran Jao.

Hasan (35), warga Kulim Pekan Baru yang pernah bekerja proyek jalan di Kalimantan menyampaikan,  amblasnya penahan tebing tersebut disebabkan pergeseran tanah dan akibat pengerjaan proyek yang tidak sesuai bestek.

“Seperti kita lihat kondisi longsoran tidak kita temui paku bumi sebagai penahan dan pengikat cor coran, namun  tingginya curah hujan semenjak Sabtu malam hingga Minggu siang di wilayah Kuansing juga bisa sebagai penyebab,” ujarnya.

Plt. Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kuansing, Ade Fahrer Arif dikonfirmasi mengatakan,  “Ya ada jalan amblas di kawasan Bukit Betabuh Desa Kasang yang merupakan jalan nasional sebagai jalan penghubung Riau – Sumbar dan jalan lintas Tengah Sumatera.

Untuk itu, para pengguna jalan diminta ekstra hati-hati melewati jalan tersebut, karena khawatir akan terjadi longsor susulan.

Turap jalan yang amblas ini juga sudah dilaporkan pada balai penanganan dan pemeliharaan jalan nasional di Padang. “Kita harapkan segera diantisipasi secepatnya,” pungkas Ade.

Menanggapi bencana banjir ini, Wakil Bupati Kuantan Singingi Hilir, Halim akan memanggil dinas terkait secepatnya, guna membahas desa-desa mana saja yang menjadi langganan banjir, seperti Desa Petapahan Kecamatan Gunung Toar ini.

“Ya, Setidaknya untuk mengurangi dampak dari banjir tersebut,” ujar Wabup.(gus)