MALANG, PETISI.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) akan melakukan perbaikan atas kerusakan jalan di Pasar Induk Gadang (PIG) dengan melakukan perbaikan insidentil akan segera dilakukan pekan depan.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Drs. R. Dandung Julhardjanto, MT saat mengikuti kegiatan dinas Wali Kota Malang, Minggu (7/5/2023).
“Sudah kita sampaikan rencana penanganan (jalan pasar) Gadang. Perbaikan sementara rencananya dalam satu dua minggu ini sudah mulai, sambil nunggu selesai di tempat lain dulu,” terang Dandung.
Dandung menyebutkan bahwa untuk pembangunan jalan gadang secara menyeluruh juga telah diusulkan pelaksanaannya pada tahun anggaran 2024 nanti. Hal ini turut memperhatikan kebutuhan dana perbaikan dan durasi waktu perbaikan yang diperlukan.
“Iya, nanti (ditangani) full pada 2024. Pak Wali juga sudah memberikan catatan penekanan saat pembahasan rencana kerja. Rencananya kita tidak aspal tapi sedang dipertimbangkan metode cor. Drainasenya juga dipikirkan sekalian. Jadi memang memakan biaya dan waktu pengerjaannya,” bebernya.
Metode cor diharapkannya dapat membuat kondisi jalan yang memang sering dilintasi kendaraan bermuatan berat dan terkena dampak cuaca ekstrem yang acap terjadi di Kota Malang tersebut menjadi lebih awet.
Adapun untuk tahun 2023, selain belasan jalan yang sudah dilakukan perbaikan insidentil, pihaknya dalam waktu dekat juga akan memulai penanganan menyeluruh pada sekitar 70 ruas jalan dan jembatan.
Termasuk diantaranya Jl. Ki Ageng Gribig, Jl. Raya Langsep, Jl. Veteran-Bandung, Jl. Mayjen Sungkono, Jl. S. Supriadi dan Jl. Raya Tebo.
Dandung berharap agenda pembangunan jalan di Kota Malang termasuk nantinya di Pasar Induk Gadang juga didukung para pemangku kepentingan agar pelaksanaannya kondusif.
“Tentunya akan makan waktu, sehingga ada potensi aktivitas kegiatan yang terkait. Harapannya baik, kita kerja sama, ketertiban dan kesadarannya,” pungkasnya.
Sebelumnya ruas jalan di Pasar Induk Gadang memang setelah dilakukan perbaikan jalan berlubang dengan melakukan pengaspalan kekuatannya tidak begitu maksimal, hal itu disebabkan saluran air pembuangan juga tidak maksimal berfungsinya. (clis)






