Sidoarjo, petisi.co – Sempat tersendat, akibat terkendala administrasi dan pendanaan, akhirnya keinginan pihak Sekolah Menengah Atas Negeri Olah Raga (SMANOR) Sidoarjo, untuk bisa memiliki kolam renang berstandard internasional dapat terwujud dalam waktu dekat.
Signal positif itu, dipertegas saat SMANOR Sidoarjo Mendapat kunjungan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka pada Rabu, (29/1/2025). Dalam kunjungan kerja singkat itu, Wapres Gibran Meminta Pemprov Jatim untuk segera berkoordinasi dengan tiga kementerian yakni Kemendikdasmen, Kemenpora dan Kementerian PU, agar kolam renang SMANOR bisa secepatnya diwujudkan.

“Alhamdulillah, Pak Wapres Gibran menyambut baik keinginan kami untuk bisa memiliki kolam renang yang sempat tertunda lama. Kemarin lampu hijau dari Wapres langsung ditangkap oleh pak Ady Karyono (PJ Gubernur Jatim) dan beliau juga sudah berkoordinasi dengan Bapeda untuk rencana pembangunan kolam renang disini. Bahkan Pak Wapres akan menghubungkan pula dengan sejumlah Kementerian pusat,” terang Kepala SMANOR Sidoarjo, Moh. Sahrul saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (30/1/2025).
Menurutnya terkait sejumlah kendala yang sempat menjadi hambatan, kini sudah teratasi dan proyek pembangunan kolam renang di SMANOR telah siap memasuki perencanaan pembangunan tahap awal.
“Rencana pembangunan kolam renang SMANOR sebetulnya sudah lama bergulir sejak tahun 2014, jauh sebelum saya menjabat di sini. waktu itu, lahannya ada, dananya ada, tapi sertifikat tanahnya belum sah. Begitu sertifikatnya sah, gantian dananya yang tidak ada. Namun itu semua kini sudah beres, clear dan siap direalisasikan,” ungkapnya.
Sahrul menyebut pembangunan kolam renang SMANOR dijadwalkan mulai dikerjakan kira kira pada pertengahan tahun 2025. Segala persiapan sudah dilakukan termasuk tim dari Dinas Pendidikan Jatim dan Bapedda telah melakukan survey serta kajian di lapangan.
“Tim yang ditunjuk Bapak PJ Gubernur sudah turun melihat lokasi lahan tanah yang ada diujung Utara SMANOR dan sudah dichek luasnya. Mudah-mudahan pertengahan tahun ini sudah mulai dikerjakan,” tutur Pria penghobi olah raga Tenis ini.
Selain kolam renang, Sahrul juga berharap sejumlah fasilitas penunjang lainnya bagi atlet SMANOR juga mendapatkan bantuan penambahan maupun peningkatan. Seperti ruang fitness kebugaran membutuhkan tambahan alat untuk mendukung pembinaan serta peningkatan prestasi siswa.
“Pak Wapres mengusulkan penambahan fasilitas untuk fitnes dan kantin gizi untuk menunjang kebutuhan siswa, terutama saat try out dan kejuaraan. Meskipun saat ini kebutuhan gizi sudah terpenuhi, penambahan fasilitas ini dinilai penting agar para atlet mendapatkan asupan nutrisi yang lebih optimal. Semoga ini bisa segera ditindaklanjuti dan terwujud,” ujarnya penuh harap.
Sementara itu, Sepak takraw menjadi salah satu Cabang Olahraga (Cabor) unggulan di SMANOR, dengan jumlah atlet terbanyak. Namun di sisi lain hall untuk latihan sepak takraw kurang luas sehingga kurang representatif.
“Perlu perbaikan dan rehab untuk hall atlet sepak takraw yang jumlahnya banyak sehingga mereka dapat berlatih dengan lebih nyaman dan optimal,” kata Sahrul.
Sebagai sekolah khusus olahraga, SMANOR Sidoarjo saat ini memiliki 214 siswa dengan 32 pelatih dari 15 cabor.
“Siswa SMANOR Sidoarjo telah banyak mengukir prestasi gemilang di berbagai kejuaraan olah raga baik regional, nasional hingga internasional sepanjang tahun 2024, dengan koleksi total 255 medali yang telah berhasil diraih,” tandas Sahrul dengan senyum mengembang. (luk)







