Kadispora Jatim Gerak Cepat Atasi Polemik Penggunaan Lapangan Jatim Seger

oleh -385 Dilihat
oleh
Kadispora Jatim, M Ali Kuncoro

SURABAYA, PETISI.CO – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur (Jatim) gerak cepat (Gercep) dan tanggap menyikapi polemik yang terjadi antara atlet Puslatda Jatim cabang olahraga (cabor) Hoki terkait penggunaan Lapangan Jatim Seger.

“Bahwa polemik tersebut sejatinya hanya kesalahpahaman yang terjadi antara atlet puslatda hoki dengan pengelola lapangan Jatim Seger,” kata Kepala Dispora Jatim M Ali Kuncoro kepada wartawan di Surabaya, Rabu (17/1/2024).

Ali mengaku begitu mendengar kabar terkait polemik ini, pihaknya langsung melakukan kroscek dengan pihak terkait dan mencarikan solusi agar para atlet hoki Puslatda Jatim bisa tetap berlatih dan memaksimalkan pembinaan.

“Kami sudah melakukan kroscek untuk mengetahui duduk permasalahannya. Kami di sini menyimpulkan sejatinya ini hanya kesalahpahaman terkait prosedural. Namun sejatinya seluruh atlet bisa berlatih dengan memanfaatkan Lapangan Jatim Seger tanpa terkecuali,” jelasnya.

Pihaknya pun telah meminta pada petugas dan pengelola Jatim Seger untuk ke depan memastikan hal serupa tidak terjadi lagi. Sebab, latihan dari atlet puslatda sangatlah penting. Terlebih dalam waktu dekat juga akan ada laga yang akan dihadapi.

Untuk itu, ia memastikan ke depan tidak ada lagi kejadian serupa yang bisa mengganggu kondusivitas pelatihan para atlet. Mereka, adalah para pahlawan yang akan membawa harum nama Jatim di even nasional.

“Ini akan menjadi evaluasi bersama agar ke depan kami pastikan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tegas Kadispora yang kini juga menjabat sebagai Pj Wali Kota Mojokerto ini.

Meski begitu Ali berharap bahwa seluruh puslatda juga memenuhi aturan terkait prosedural. Hal ini juga menurut Ali penting guna memastikan bahwa jadwal latihan atlet tidak saling tumpang tindih ataupun ada bentrok jadwal latihan yang menggunakan fasilitas dan sarana prasarana di Lapangan Jatim Seger.

“Insya Allah semua sudah selesai. Semua pihak sudah kami ajak bicara. Kami berharap pembinaan dan pelatihan atlet tidak terganggu lantaran kendala teknis di lapangan,” tuturnya.

Di sisi lain, Ali menyampaikan harapannya agar seluruh atlet puslatda di Jatim terus memaksimalkan proses pelatihan untuk menyiapkan diri sebaik mungkin. Ke depan, ada beberapa even yang akan diikuti. Antara lain, PON, Porprov, Popnas dan banyak lagi.

“Terus semangat seluruh atlet Jatim. Fokus berlatih demi membuahkan prestasi membanggakan untuk Jatim dan juga Indonesia,” harapnya. (bm)

No More Posts Available.

No more pages to load.