SIDOARJO, PETISI.CO – Tidak lama lagi di Jawa Timur (Jatim) akan berdiri pusat Kawasan Industri Halal. Tepatnya di kawasan Industri Safe n Lock di Kabupaten Sidoarjo.
Kawasan Industri Safe n Lock ini berdiri di atas lahan seluas 410 hektar. Pada tahap pertama pengembangan kawasan industri halal telah dibangun seluas 9,95 dari total 148 hektar alokasi lahan.
“Nantinya, kawasan industri halal akan menyerap sekitar 15 ribu tenaga kerja,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada wartawan di sela peninjauan kawasan Industri Safe n Lock, Minggu (29/11/2020).
Industri Halal Safe N Lock adalah suatu area yang dikhususkan untuk produksi dan tempat penyimpanan produk halal dimana integritas suatu produk halal dijamin oleh kawasan melalui sistem dan prosedur halal yang ketat.
Keberadaan industri halal ini, dinilai Khofifah sungguh tepat. Tidak saja berkontribusi terhadap perkembangan industri halal, namun juga dapat bersinergi dan memacu perkembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Jatim.
“Kawasan industri ini, lanjutnya, juga akan memberikan fasilitasi kepada pelaku UKM dan IKM, yang nomaden berproduksi di rumah, sehingga dapat dialihkan di kawasan halal ini untuk memperkuat kualitas produksi dan jumlah aset penjualan,” jelasnya.
Pihaknya berharap para pelaku IKM dan UKM di Jatim akan tumbuh lebih baik lagi. Produknya lebih membangun akses, karena berada di kawasan ini berarti akses ekspornya sangat mungkin di dalam satu jaringan.
Kemudian, proses sertifikasinya juga bisa tersupport. “Saya rasa ini one top servis. Semoga pembangunan kawasan industri halal disini cepat selesai dan lancar,” tuturnya. (bm)







