Kenakan Busana Aceh Gayo, Eri Cahyadi Hadiri Hardiknas 2026

oleh -96 Dilihat
oleh
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat menghadiri upacaya Peringatan Hardiknas 2026 di halaman Taman Surya

Surabaya, petisi.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Taman Surya, Sabtu (2/5/2026). Tahun ini, Hardiknas mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bertindak sebagai pembina upacara. Ia hadir bersama Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani, dengan mengenakan busana adat Aceh Gayo.

Upacara turut diikuti jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkot Surabaya, tenaga pendidik, hingga para pelajar dari berbagai sekolah di Kota Pahlawan.

Dalam kesempatan tersebut, Eri Cahyadi membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti. Ia menegaskan bahwa Hardiknas menjadi momentum refleksi untuk menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional.

“Pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih dan sayang untuk memanusiakan manusia,” ujar Eri saat membacakan pidato Mendikdasmen.

Ia menjelaskan, pendidikan merupakan proses menemukan sekaligus menumbuhkembangkan potensi manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia.

Dalam pidato tersebut juga disampaikan pemikiran Ki Hajar Dewantara mengenai sistem among yang menjadi dasar pendidikan nasional, yakni asah, asih, dan asuh.

“Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, meletakkan dasar dan nilai pendidikan dengan sistem among; asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan serta pembinaan),” tuturnya.

Selain sebagai upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, pendidikan juga dinilai memiliki peran penting dalam membangun karakter dan peradaban bangsa sebagaimana amanat UUD 1945 serta Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003.

“Pendidikan adalah proses menumbuhkembangkan potensi manusia sehingga menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” imbuhnya.

Dalam pidato Mendikdasmen, pendidikan disebut menjadi bagian penting dalam visi pembangunan sumber daya manusia unggul yang sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Pendidikan adalah usaha bersama untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh,” katanya.

Untuk mendukung visi tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menerapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai salah satu program prioritas nasional.

Pemerintah pusat juga menetapkan lima kebijakan strategis di bidang pendidikan. Mulai dari pembangunan dan revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, penguatan karakter siswa melalui budaya sekolah yang aman dan sehat, hingga perluasan akses pendidikan inklusif bagi seluruh masyarakat.

Selain itu, penguatan kualitas pembelajaran juga dilakukan melalui gerakan literasi, numerasi, STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics), serta Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai alat evaluasi mutu pendidikan.

Di akhir pidato, Eri Cahyadi menekankan bahwa keberhasilan pendidikan membutuhkan pola pikir yang tepat, mental yang kuat, serta misi yang jelas.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat kerja sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” tutupnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Eri juga menyerahkan penghargaan kepada 25 pelajar berprestasi tingkat internasional, nasional, hingga daerah.

Rangkaian upacara Hardiknas 2026 di Surabaya kemudian ditutup dengan penampilan drumband dari SDN Petemon Surabaya serta pertunjukan gerak dan lagu dari gabungan pelajar SD dan SMP negeri maupun swasta. (dvd)

No More Posts Available.

No more pages to load.