Kinerja Dishub Dievaluasi, Wali Kota Surabaya Minta Kerjasama Tim

oleh -162 Dilihat
oleh
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengadakan apel pagi bersama jajaran Kepala PD, Dishub, Camat, dan Lurah di halaman Balai Kota

SURABAYA, PETISI.CO – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengadakan apel pagi bersama jajaran Kepala Perangkat Daerah (PD), Dinas Perhubungan (Dishub), Camat, dan Lurah di halaman Balai Kota. Dalam acara tersebut, ia menekankan evaluasi kinerja Dishub terutama terkait penertiban parkir liar dan pengaturan lalu lintas.

Wali Kota Eri Cahyadi menginstruksikan kepada seluruh jajaran Dishub mulai dari Kepala Dinas (Kadis), Kepala Bidang (Kabid), hingga petugas lapangan untuk serius dalam menertibkan parkir liar, khususnya di area wisata.

“Berulang kali saya tegaskan, jangan ada parkir liar di Surabaya. Kita bekerja untuk warga Surabaya dan mereka mengharapkan kita hadir di tengah-tengah mereka. Jadi, jangan banyak bermain-main,” tegas Wali Kota Eri.

Ia menekankan bahwa petugas Dishub harus bertindak tegas jika menemukan parkir liar di luar dari 1.388 titik parkir resmi yang telah ditetapkan. Parkir liar tidak hanya merugikan warga Surabaya, tetapi juga sering kali menarik tarif lebih tinggi dari tarif resmi.

“Titik parkir resmi harus menyediakan karcis dan tidak boleh menarik tarif di luar harga yang tertera di karcis. Jika ada parkir liar, petugas Dishub harus menindak tegas,” jelasnya.

Wali Kota Eri juga mengingatkan pentingnya kerjasama tim dalam penertiban parkir liar dan pengaturan lalu lintas karena keduanya saling berkaitan. Parkir liar dapat menyebabkan kemacetan lalu lintas di sekitarnya.

“Dishub harus bekerja sebagai tim karena saling berkaitan. Tidak ada yang terbaik di Kota Surabaya ini, termasuk saya. Yang terbaik adalah kerja tim. Petugas Dishub harus aktif mengatur lalu lintas untuk mencegah kemacetan,” imbuhnya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya tersebut juga menegaskan bahwa mulai hari ini, semua petugas Dishub, termasuk Kadis dan Kabid, harus bekerja di lapangan, bukan di kantor.

“Kerja bukan untuk cari muka atau perhatian pimpinan. Semua harus turun ke lapangan, mulai besok tidak ada yang hanya berdiam di kantor,” tegasnya.

Untuk memantau kinerja Dishub dalam menyelesaikan masalah parkir liar dan kemacetan, Wali Kota Eri akan membuat grup komunikasi khusus dengan para petugas Dishub di lapangan. Hal ini dilakukan agar ia dapat mengetahui masalah yang sebenarnya terjadi di lapangan dan mencari solusinya.

“Pak Sekda, tolong belikan HP baru untuk Dishub. Nanti petugas lapangan bisa melapor di grup itu tentang apa yang dibutuhkan, sehingga kita bisa tahu dan menindaklanjutinya. Kita butuh keterbukaan dan inovasi,” katanya.

Grup tersebut akan dievaluasi setiap minggu oleh Wali Kota Eri dengan harapan adanya perubahan signifikan dari jajaran Dishub dalam satu minggu ke depan.

Selain itu, Wali Kota Eri juga mengingatkan bahwa seorang pemimpin harus dekat dengan seluruh jajarannya. Ia menginginkan agar semua Kepala PD di Kota Surabaya tidak menciptakan jarak dengan bawahan mereka, melainkan merangkul dan berbaur.

“Saya tidak ingin ada batasan antar bidang karena kita bekerja sebagai tim. Masalah parkir liar di Surabaya harus diselesaikan bersama dengan keterbukaan dan masukan dari semua pihak. Ini juga berlaku untuk semua Kepala PD, jangan ada batasan dalam memimpin,” pungkasnya. (dvd)

No More Posts Available.

No more pages to load.