Surabaya, petisi.co – Ketegasan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam menertibkan parkir liar di depan toko modern mendapat dukungan dari dr. Zuhrotul Mar’ah, anggota Komisi D DPRD Surabaya dan Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya.
Dr. Zuhrotul menilai penertiban parkir liar bukan hanya soal lalu lintas dan kerapian ruang publik, tetapi juga bagian dari komitmen membangun kota yang tertib, aman, ramah, dan berkeadilan. Ia menekankan hak konsumen atas parkir yang aman dan bebas pungli, terutama jika toko menyediakan lahan parkir sendiri.
“Kebijakan ini merupakan upaya mewujudkan kota yang berpihak pada hak konsumen dan kepastian hukum. Tidak boleh ada pembiaran praktik yang membebani masyarakat secara tidak sah,” tegas dr. Zuhrotul, pada Sabtu (15/6/2025)
Ia mengacu pada Perda Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perparkiran yang melarang pungutan parkir di toko modern yang memiliki lahan parkir sendiri. Tanggung jawab atas ketertiban parkir ada di manajemen toko, bukan juru parkir liar.
Namun, dr. Zuhrotul juga menyoroti nasib juru parkir liar. Ia merekomendasikan agar toko modern merekrut mantan jukir menjadi petugas parkir resmi, dengan pelatihan dan sistem kerja yang tertib. Ia juga mendorong Dinas Sosial dan Disperinaker untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kerja bagi jukir yang terdampak.
Lebih lanjut, dr. Zuhrotul menekankan pentingnya digitalisasi sistem parkir untuk mencegah pungli dan memastikan transparansi. Ia juga menghubungkan penertiban parkir liar dengan Perda Nomor 5 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah yang melarang pembagian kantong plastik gratis.
“Kota ini harus melindungi semua pihak: konsumen, pekerja, dan lingkungan. Mari kita wujudkan Surabaya yang tertib, modern, adil, dan manusiawi,” pungkasnya.
Dukungan Komisi D DPRD Surabaya terhadap penertiban parkir liar menunjukkan legitimasi kebijakan Wali Kota Eri Cahyadi. Namun, pendekatan yang adil dan solutif, termasuk rekrutmen dan pelatihan bagi juru parkir liar, serta digitalisasi sistem parkir, menjadi kunci keberhasilan kebijakan ini. (joe)







