Leader dan Breaker Mulai Diturunkan di Jalur Kampung SBY

oleh
Alat berat sudah diturunkan untuk membersihkan longsoran batu.

Sehari Pasca Longsor di Desa Tugurejo

PONOROGO, PETISI.CO – Longsor tebing setinggi 25 meter di Dusun Krajan Desa Tugurejo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo yang mengakibatkan dua ruas badan jalan Ponorogo-Pacitan tertutup total.

Semenjak kejadian longsor pada Minggu siang kemarin, jalan menuju kampung mantan Presiden SBY tersebut belum bisa dilalui kendaraan roda dua hingga kendaraan roda enam atau lebih.

Dari kejadian tersebut, mulai dari institusi TNI, Polri, BPBD, Dinas PU dan Binamarga, baik daerah maupun Provinsi sejak kemarin nampak sibuk di lokasi longsor.

Longsor yang menjadi atensi pemerintah tersebut karena lokasi kejadian merupakan jalur provinsi yang segera harus dibuka material yang menimbun badan jalan sepanjang 80 meter tersebut.

Pihak-pihak terkait sejak kejadian kemarin terus melakukan pemantauan dan kordinasi untuk solusi lokasi longsor. Bahkan relawan dari warga juga banyak yang berada di lokasi kejadian ikut berpartisipasi.

“Hari ini sudah datang mas alat beratnya untuk yang dari jalur arah Ponorogo kalau yang dari arah Pacitan sejak kemarin ada, namun alatnya kecil tidak kuat kalau untuk material batu besar,” kata Tukirin warga Slahung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Ponorogo , Jamus Kunto, pihaknya membenarkan kesiapan peralatan berat di titik longsor.

“Hari ini satu unit leader dari Dinas PU-PR sudah didatangkan, itu alat untuk mendorong dan mengangkut material sedangkan breaker hari ini juga sudah datang dan sudah aktifitas,” ungkap Jamus Kunto.

Sementara Kasie Jalan Provinsi di Madiun, Agus Saimun ketika dikonfirmasi terkait tindakan di lokasi longsor yang timbun badan jalan Ponorogo-Pacitan, “Untuk hari ini mulai aktifitas dan ini kita masih upayakan untuk percepatan agar jalur Ponorogo Pacitan segera bisa segera terbuka,” pungkasnya.(mal)

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.