PETISI.CO
ADVERTORIAL

Masyarakat Sidowarek Ngoro Dukung Rancangan Pembangunan APBDes 2019

JOMBANG, PETISI.CO – Turunnya Dana Desa  (DD) pertahun yang digulirkan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah desa  (Pemdes) menjadi suatu berkah  untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, sarana, prasarana yang bermanfaat bagi masyarakat.

Desa Sidowarek Kecamatan Ngoro Jombang yang berpenduduk kurang lebih 7.000 jiwa  yang sebagian besar berprofesi petani dan pedagang, wilayah Sidowarek dibagi tujuh dusun, antara lain Genjong Lor, Genjong Kidul, Wonorejo, Kepuh Pandak, Maron, Kweden, Bendo.

Kades Sidowarek Suparno menuturkan kepada petisi.co, dengan luas wilayah yang cukup besar kita minta dukungan dari BPD, LPM, tokoh masyarakat setiap dusun untuk bermusyawarah membuat rencana anggaran pembangunan DD yang tertuang dalam APBDes 2019.

Pembangunan fisik yang tertuang dalam APBDes antara lain,  pembangunan kantor balai desa dan Polindes, pengaspalan jalan/lapan dengan lokasi Dusun Genjong Lor, Bendo, Kweden (Jl ke makam), Kepuh Pandak (Jl ke makam), Genjong Kidul.

Pembangunan jalan paving dengan lokasi Dusun  Bendo, Kweden (Genukwatu), Maron (Gerdulaut). Pembangunan drainase lokasi Dusun Wonorejo. Pembangunan plat duiker lokasi Dusun Wonorejo.

Normalisasi dan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 18 unit rumah.

“Kita juga memperkerjakan warga setempat untuk pembangunan proyek dan warga masyarakat yang mempunyai kendaraan  dum truk bisa jadi suplayer untuk menyuplai bahan baku. Dengan pola swakelola ini diharapkan hasil kualitas pembangunannya akan lebih baik dan menjadi berkah,” tutur Kades Suparno.

Lebih lanjut Suparno menambahkan, dengan dibangunya infrastruktur ini diharapkan    perekonomian Desa Sidowarek akan lebih lancar dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(nang/adv)

terkait

TMMD 107 Selesai, Danramil 0823 /16 Sumbermalang Evaluasi Semua Kegiatan

redaksi

Bapenda Kabupaten Kediri Kenakan Tarif BPHTB Sebesar 5 Persen  

redaksi

Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik Bupati Blitar

redaksi