Sidoarjo, petisi.co – Dukungan penuh Keluarga dan Sekolah menjadi pondasi kuat seorang anak dalam mengukir prestasi setinggi langit. Seperti yang ditorehkan Zahrah Inas Fawza, siswi kelas 7 Muhammadiyah Intaernational Class Orientation (M-ICO) SMP Muhammadiyah 2 Taman (Spemduta) Sidoarjo.
“Alhamdulillah 5 tahun mengikuti kejuaraan baik tingkat regional hingga nasional sudah terkumpul 36 medali, piala serta banyak piagam,” terang Inas panggilan akrab Zahrah Inas Fawza saat ditemui di Sekolah, Rabu siang (4/6/2025).

Ia mengaku bakat dan minat untuk terjun serius di dunia olahraga Aquatik, telah ditunjukannya sejak mendaftar klub renang. Ia meyakinkan kepada semua orang, bahwa untuk bisa menjadi juara, tidak harus berangkat dari keluarga dengan latar belakang atletik. Hal itu dibuktikannya melalui kejuaraan pertama yang diikuti di tahun 2021, dengan meraih medali emas.
“Mulai kecil saya sudah senang berenang. Alhamdulillah, keluarga mendukung penuh keinginan saya untuk ikut klub renang di tahun 2019. Keluarga tidak ada yang pernah jadi atlet. Ayah seorang wiraswasta buka toko bahan bangunan, ibu hanya mengurus rumah tangga. Medali emas pertama saat masih di bangku SD kelas III di tahun 2021, saya persembahkan untuk kedua orang tua yang telah memberi support penuh,” aku sulung pasangan suami istri Edi Susanto dan Novia Ruktiningrum.
Keberhasilan meraih medali emas pertama, terus memacu semangatnya dalam disiplin berlatih demi bisa mengukir prestasi sebanyak-banyaknya. Kesuksesan mengumpulkan banyak medali juga diakuinya, tak lepas dari dukungan pihak sekolah.
“Terimakasih kepada pihak sekolah, khususnya Spemduta yang telah total banyak memberi dukungan sehingga sampai detik ini bisa terkumpul 15 medali emas, 14 perak dan 7 perunggu,” beber dara kelahiran Sidoarjo, 22 Maret 2012 ini.
Selain jawara di kategori perenang tunggal, gadis dengan tinggi badan 164 cm ini juga unggul untuk kelompok renang beregu. Baik kategori gaya ganti putri, gaya dada putri, gaya bebas putri dan gaya punggung putri. Ke depan, ia ingin mengikuti kejuaraan tingkat dunia dan berharap bisa menambah koleksi medali yang dimilikinya.
“Kejuaraan yang pernah saya ikuti mulai Pekan Olahraga Daerah (Popda) Jatim hingga Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Baik kategori tunggal maupun beregu. Saya spesialis sprinter gaya kupu-kupunya dan untuk kelompok renang beregu main di estafet 400 meter. Harapan ke depan ingin mengukir prestasi tingkat Internasional, Semoga,” ucap atlet yang tergabung dalam klub renang Diamond Aquatic ini penuh harap.
Kepala Spemduta Sidoarjo, Zainal Arif Fakhrudi mengapresiasi prestasi yang telah diraih siswanya tersebut. Menurut Arif, prestasi yang dicapai Inas ini sangat menginspirasi siswa lainnya untuk terus bertumbuh dari bidang yang lainnya baik akademik maupun non akademik.
“Alhamdulillah prestasi membanggakan kali ini dimiliki siswa kami dibidang olahraga renang di tingkat nasional dan tentunya menambah deretan siswa berprestasi di Spemduta. Sekolah mendukung penuh atas capaian prestasi yang diukir oleh siswa – siswi diberbagai bidang baik keilmuan maupun olahraga. Tentunya pihak sekolah juga memberikan apresiasi berupa beasiswa pendidikan kepada siswa berprestasi,” tuturnya.
Spemduta juga memastikan Murid yang memiliki prestasi bidang olahraga tidak tertinggal untuk materi pelajaran. Salah satu upaya yang diberikan yakni dengan tambahan diluar jam belajar kelas.
“Semuanya kita fasilitasi sehingga anak-anak nyaman dengan semua talentanya. Seperti ananda Inaz ini kita berikan kebebasan untuk mengikuti kegiatan apapun dan gantinya kita berikan tambahan pembelajaran diluar jam belajar,“ jelasnya.
Pihak sekolah memahami setiap karakter anak didik khususnya dalam mengembangkan kemampuan sesuai talenta. Sehingga diberikan keleluasaan dalam mengikuti materi belajar.
“Renang ini kan butuh waktu yang tidak satu dua hari, kadang butuh waktu satu minggu hingga dua minggu. Kita izinkan, yang penting anak-anak tetep mengikuti pelajaran,” pungkas Arif. (luk)







