Membangun Rumah Layak Huni dengan Program BSPS

oleh
Kabid Penyediaan Perumahan Dinas Perkim Bondowoso, Eko Pribadi, S.T, M.Si

BONDOWOSO,  PETISI.CO –  Beberapa tahun belakangan ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Rumah Swadaya Direktorat Jenderal memiliki program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau lebih dikenal sebagai program bedah rumah.

Tujuan program kegiatan BSPS telah diatur di Peraturan Menteri Perumahan Rakyat Nomor 6 tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan BSPS, adalah terbangunnya rumah yang layak huni oleh Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Bentuk program ini, meliputi peningkatan kualitas rumah dan pembangunan baru dilihat dari kualitas atap, lantai dan dinding rumah untuk dapat memenuhi syarat kesehatan, keselamatan dan kenyamanan.

Kabupaten Bondowoso, yang masih dalam kategori daerah tertinggal, pada tahun 2018 ini,  telah menerima  program BSPS melalui Dinas Perumahan Kawasan dan Permukiman (Perkim) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso.

Berdasarkan data yang diterima dari Dinas Perkim Pemkab Bondowoso di jalan Imam Bonjol, dari jumlah 365 unit RTLH tersebut,  diantaranya merupakan RTLH perkotaan, tepatnya di tujuh kelurahan di Kecamatan Bondowoso.

Sedangkan sisanya sebanyak 225 unit, berada di wilayah perdesaan yang tersebar di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Tapen dan Maesan.

Kepala Bidang (Kabid) Penyediaan Perumahan, Dinas Perkim Bondowoso, Eko Pribadi, S.T, M.Si., mengatakan, untuk bantuan stimulan perumahan swadaya sebanyak 365 unit RTLH, alokasi anggarannya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) perumahan 2018.

Untuk bantuan stimulan perumahan swadaya yang 225 unit, dialokasikan dari Program BSPS.

Sedangkan jumlah uang untuk rehab yang akan diterima masing-masing penerima manfaat dari BSPS maupun DAK 2018, yaitu sebesar Rp 12,5 juta berbentuk material, untuk Harian Orang Kerja (HOK)) Rp. 2,5 juta, dan itu pun pencairannya melalui rekeningnya masing-masing penerima program tersebut.

“Sebelum program itu dilaksnakan, kami  melakukan verifikasinya terlebih dahulu, biar tepat sasaran. Alhamdulillah setelah kami verifikasi program itu tepat sasaran, artinya penerima program itu, benar-benar masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Eko, Rabu (26/9/2018) di ruang kerjanya.

Ia juga mencengangkan bahwa program bantuan stimulan Perumahan Swadaya itu dapat mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Bondowoso.

“Masyarakat  berpenghasilan rendah,  yang belum mendapat program ini, kita lakukan secara bertahap dan berkesinambungan,” ringkasnya.(latif)

No More Posts Available.

No more pages to load.