Petisi
Rumah Nenek Mai Hampir Roboh
PERISTIWA

Memprihatinkan, Rumah Nenek Mai Hampir Roboh, Butuh Perhatian Pemerintah

BONDOWOSO, PETISI.CO –  Nenek Mai (70), seorang janda tua, warga Desa Kali Tapen RT 29 RW 11, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso,  tinggal di gubuk berlantai tanah dan dinding bilik bambu.

Rumah yang dimilik si janda tua itu, yang disebut-sebut tidak layak huni, terlihat reot dan di khawatirkan sewaktu-waktu bisa roboh.

Ketika diwawancarai, ia mengaku belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah setempat.

“Kami tidak pernah dapat bantuan apapun dari pemerintah. Kami tiap harinya untuk makan nunggu uluran tangan dari tetangga,” tuturnya, Sabtu (6/4/2019).

Hal ini, dibenarkan oleh sejumlah warga setempat. Menurutnya, pernah disampaikan kepada pemerintahan desa (Pemdes) setempat.

“Rumah nenek Mai ini sudah diketahui pemerintahan desa, tapi terkesan dibiarkan. Buktinya sampai saat ini, rumah yang dihuni nenek itu, mau roboh,” tuturnya.

Agar, lanjut mereka, tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, harapan  mereka pemerintah setempat segera menyalurkan bantuan.

“Bila hujan tiba, rumah nenek Mai ini, digenangi air hujan,” imbuhnya.

Hasil pantauan petisi.co, rumah si janda itu berlantai tanah, dinding sekelilingnya berlobang. Disamping itu, genting atapnya banyak yang runtuh dikarenakan plafon pada atapnya yang terdiri dari bambu termakan usia. Ironisnya, si janda tua tersebut, tempat tidurnya tanpa alas tikar dan kasur.(latif)

terkait

Pemerintah Pusat Benahi Industri Garam

redaksi

Balai Kota Surabaya Dipadati Wisatwan Asing Asal Amerika dan Eropa

redaksi

Ratusan Ojek Online Kota Surabaya Tuntut Prabowo Minta Maaf

redaksi