Surabaya, petisi.co – Kemasan bukan hanya sekadar pelindung produk, melainkan juga strategi pemasaran yang menentukan daya tarik konsumen. Hal ini disampaikan Adhania Andika Prayudanti, S.TP., MT., dosen Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Dr. Soetomo (Unitomo), sebagai narasumber utama Mentoring UMKM Berdampak yang digelar di Gedung Bank Syariah Indonesia (BSI) UMKM Center Surabaya.
“Banyak produk UMKM yang sebenarnya memiliki kualitas dan rasa yang enak. Namun, karena packaging kurang menarik, produk tersebut sulit bersaing dan branding-nya lemah,” jelas Adhania dalam sesi bertajuk “Packaging Can Define Your Market”.

Dalam mentoring yang diikuti 30 pelaku UMKM Surabaya, Adhania juga menekankan pentingnya desain kemasan yang sesuai dengan target pasar, mulai dari jenis dan warna kemasan, pemilihan nama merek, hingga logo yang mampu meningkatkan citra produk.
Direktur Barto and Friends, Lusi Sophiati Andajani, SE., yang turut hadir, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan ini. Ia mengungkapkan bahwa program mentoring UMKM sudah terbukti membawa dampak positif.

“Alhamdulillah, banyak alumni kelas kami yang kini mengalami peningkatan signifikan, baik dari segi omzet maupun pengembangan usaha, seperti UMKM NANANINI, HaRay Dzeger, hingga Tispun,” ungkap Lusi.
Ditemui di saat jeda, salah satu peserta mentoring Ika Niti Candra owner UMKM produk NANANINI mengaku sangat terbantukan dengan pelatihan ini.

“Pelatihan ini sangat menginspirasi saya terutama dalam memilih warna baru pada packaging. Setelah ikut kelas mbak Dania sebelumnya. Sekarang semua produk saya bikin kemasan baru dengan pemilihan warna berbeda dengan sebelumnya,” katanya.
Ia pun membuktikan dengan perubahan kemasan ini dapat meningkatkan pendapatannya. “Sebelum mengikuti kelas omzet saya Rp.7 juta /bulan. Alhamdulillah setelah mengikuti kelas dan mengganti packaging omzet saya meningkat jadi Rp. 17 juta/bulan,” imbuh Ika.
Sementara itu Rektor Unitomo, Prof. Dr. Siti Marwiyah di tempat yang berbeda memberi komentar positif tentang kegiatan ini, juga menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung UMKM lokal.
“Unitomo berupaya menghadirkan dosen dan tenaga ahli untuk berkontribusi langsung ke masyarakat. Kegiatan mentoring ini adalah bentuk nyata sinergi kampus dengan dunia usaha agar UMKM mampu naik kelas dan berdaya saing tinggi,” ujarnya. (cah)







