Pemdes Tambak Sumur Sidoarjo Siap Sukseskan Ketahanan Pangan

oleh -239 Dilihat
oleh
Pemdes Tambak Sumur Sidoarjo rapat bersama warga

SIDOARJO, PETISI.COProgram pemerintah daerah Sidoarjo terkait ketahanan pangan berdasarkan peraturan presiden (Perpres) nomor 104 tahun 2021 tentang rincian anggaran pendapatan dan belanja negara tahun 2022 dan peraturan menteri desa.

Pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi (permendesa PDTT) nomor 7 tahun 2021 tentang prioritas pengguna dana desa tahun 2022, dalam hal ini pemerintah desa tambak sumur, kecamatan waru, kabupaten Sidoarjo mengalokasikan dua aspek antara lain hewani (budidaya ikan) guna mensukseskan program ketahanan pangan berupa budidaya ikan lele dan nila. Mereka dibina Freegied Satriya Wibisono, S.Pi, Nadia Fierias Fathma Riza, S.Pi dari Dinas Perikanan, Kamis (02/06/2022).

Kepala Desa Tambak Sumur, H. Mas’ud menjelaskan kami akan melaksanakan program ketahanan pangan ini dengan sebaik baiknya.

“Untuk Program ini kami berharap masyarakat Desa Tambak Sumur makmur sentosa,” jelas Mas’ud.

Sekdes Tambak Sumur, Aan Lutfi Kurniawan menjelaskan, kami menggerakkan masyarakat untuk budidaya ikan lele dan nila serta hidroponik, kami sediakan kolam, bibit, pakan serta hidroponik. “Nantinya yang merawat adalah masyarakat sendiri dan hasil dari ikan atau tanaman bisa menjadikan nilai ekonomi bagi warga Tambak Sumur,” jelas Aan.

“Kami mendukung kegiatan pemerintahan daerah Sidoarjo terkait ketahanan pangan. Sehingga kami cepat bergerak dalam pengadaan kolam terpal, bibit ikan lele dan nila serta pakan sampai panen,” terang Aan.

Selain itu, Aan menerangkan kolam terpal bisa dibuat di medan yang tidak memungkinkan untuk budidaya ikan, semisal tanah dengan medan poros, tanah pasir maupun lahan sempit.

“Maka dari itu kami membagikan kolam bulat full set kepada warga tambak sumur agar ekonomi masyarakat meningkat,” imbuh Aan.

Penyuluh perikanan Freegied Satriya Wibisono, S.Pi menjelaskan semua anggota Pokdakan makmur sentosa wajib belajar terkait perikanan. “Belajar tentang bagaimana mengetahui air, merawat ikan sakit,” ungkapnya Freegied.

Nadia Fierias Fathma Riza, S.Pi menambahkan pihaknya akan melakukan observasi terkait ikan yang mati, apakah dari bibit atau air. “Diharapkan ke depan pembudidaya ikan nila atau lele, berhasil (panen) semua,” tambah Nadia.

Salah satu warga tambak sumur Abd Rofi’ mengatakan bahwa saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Desa Tambak Sumur atas bantuan kolam yang diberikan kepada kami. “Sehingga kami bisa meningkatkan ekonomi, saya akan menjaga amanah ini, agar ke depan keluarga kami sejahtera, dan mendukung sekali adanya program budidaya lele dan nila,” kata Rofi’.

“Alhamdulillah dapat bantuan kolam dari pemerintah Desa Tambak Sumur, sehingga terbantu dalam hal ekonomi,” pungkasnya. (jar)

No More Posts Available.

No more pages to load.