PETISI.CO
Pemkab Mojokerto dengan PT. Wilmar Group Indonesia panen raya sistem demplot.
PERISTIWA

Pemkab Mojokerto dengan PT. Wilmar Group Indonesia Panen Raya Sistem Demplot

MOJOKERTO, PETISI.COPjs Bupati Mojokerto Himawan Estu Bagijo didampingi Kepala Dinas Pertanian Teguh Gunarko beserta OPD terkait, melaksanakan giat panen raya padi sistem demplot (demonstrasi plot) kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Mojokerto dengan PT. Wilmar Group Indonesia, Selasa (1/12) pagi di Kecamatan Gondang.

Kegiatan demplot ini sudah dimulai sejak Agustus lalu pada 12 titik di 7 kecamatan. Di antaranya Kecamatan Ngoro, Pungging, Mojosari, Trowulan, Mojoanyar, Gondang dan Bangsal. Metode demplot dilakukan dengan memberi penyuluhan langsung kepada petani, dengan membuat lahan percontohan untuk mendorong produktifitas dan hasil pertanian.

Demplot dijalankan dengan menggunakan pupuk secara tepat dan berimbang untuk hasil lebih maksimal. Dalam demplot kerjasama ini, pupuk yang digunakan adalah pupuk PT. Wilmar Group Indonesia tepatnya Pupuk Mahkota.

Baca Juga :  Posko Pemantauan Covid-19 Perbatasan Sumenep Periksa Rombongan Bus Santri dari Jawa Tengah

Per hektar lahan, diberi perlakuan pemupukan menggunakan pupuk PT. Wilmar sebanyak 50 persen, dan 50 persennya lagi menggunakan perawatan petani sendiri. Tujuan akhirnya sangat jelas, petani akan diuntungkan jika pemakaian pupuk lebih efisien dengan hasil lebih besar. Prinsipnya harus saling menguntungkan.

Pupuk Mahkota PT. Wilmar diklaim berhasil meningkatkan produksi padi hingga 33 persen, setelah diterapkan di daerah lain di Jawa Timur. Hasil ini tentunya juga diharapkan terwujud di Kabupaten Mojokerto.

PT. Wilmar pada pertemuan-pertemuan sebelumnya dengan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, juga telah menyatakan kesediaan untuk menyuplai pupuk bagi para petani, dengan menanggung kerugian apabila hasil panen tidak sesuai yang ditawarkan. Hasil panen pun selanjutnya akan dibeli langsung oleh PT. Wilmar.

Baca Juga :  Tiga Pilar Tulungagung Ajak Suporter Nobar Final Persebaya Vs Persija

Secara spesifik, kerjasama yang dilakukan berfokus pada peningkatan produksi padi beserta pengolahannya, dengan menampung hasil produksi petani. Kerjasama ini diharapkan mampu menyejahterakan petani, seiring dengan meningkatnya hasil produksi. Sebagai imbal balik, PT. Wilmar bisa mendapatkan keuntungan dari pengolahan padi para petani.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto, beserta dukungan seluruh petani. Kegiatan demplot ini tidak akan berjalan tanpa sinergi yang baik dari semua pihak,” kata perwakilan PT. Wilmar pada panen demplot.

Pjs Bupati Mojokerto pada sambutannya memberi support penuh pada seluruh petani di Kabupaten Mojokerto, agar terus produktiv dan berkarya meski di masa pandemi Covid-19 saat ini. Himawan juga sempat menyebut bertani sebagai profesi yang sangat mulia.

Baca Juga :  40 Peserta Ikut Diklatpim Angkatan V Tahun 2021 Lingkup Pemkab Mojokerto

“Saya pribadi melihat, yang rumit dan susah itu para petani. Kalau yang enak itu pedagangnya. Bertani merasakan panasnya cuaca yang terik, belum lagi kalau hasil panen kurang bagus. Petani adalah pekerjaan yang sangat mulia. Kita harus terus memberi support,” tutur Himawan.

Selain itu, Himawan juga berpesan agar para petani terus memperhatikan dan menjaga betul kualitas tanah serta pemupukannya. Kerjasama dengan PT. Wilmar, menurutnya merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut.

“Mohon diperhatikan terus jangka panjangnya, seperti menjaga kualitas tanah dan pemupukan. Teman-teman petani yang sudah mencoba pupuk dari PT. Wilmar, nanti bisa sharing-sahring gimana hasilnya. Ini salah satu upaya kita untuk meningkatkan hasil panen,” tambah Himawan pada kegiatan ini. (nang)

terkait

Kapolres Gresik Pimpin Upacara Sertijab PJU dan Kapolsek Jajaran

redaksi

Melalui Safari Ramadan, Cara Dandim Sumenep Jaga Silaturahmi dan Berbagi di Desa Dasuk Laok

redaksi

AMPP Akan Kerahkan Massa untuk Gruduk KPUD Sidoarjo

redaksi