Penderita HIV /AIDS di Kediri Alami Kenaikan

oleh
Serangkaian sosialisasi yang digelar Lembaga Suar.

Utamanya Dalam Komunitas LSL

KEDIRI, PETISI.CO – Meski mengalami penurunan untuk jumlah penderita HIV/Aids di 2016 ini. Namun, jumlah ini tidak berlaku bagi komunitas Lelaki Suka Lelaki (LSL) yang cenderung mengalami kenaikan jumlah penderitanya, dari tahun ke tahun.

Keterangan M.Sanusi, Ketua Lembaga Suar, yang bergerak dibidang penanggulangan HIV/Aids.Bahwa, jumlah penderita virus berbahaya ini berjumlah 1074 penderita, meliputi wilayah Kabupaten Kediri saja. Jumlah ini relatif menurun 10 persen, dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun, jumlah penurunan penderita HIV/Aids tidak terjad di komunitas LSL yang terus mengalami kenaikan tiap tahunya. Kondisi ini menandakan, akan jumlah komunitas mereka yang diprediksi semakin bertambah.

“Dari jumlah total 1074 penderita HIV/Aids, 28 persen didominasi kalangan LSL.Sedangkan, PSK hanya 1,6 persen, Waria 8,5 persen dan ditingkat pelanggan 13,5 persen,” kata M.Sanusi, Selasa (29/11/2016).

Saat ditanya peran Suar minimalisir penderita HIV/Aids, utamanya dalam lingkup kumunitas LSL, M.Sanusi menjabarkan, saat ini pihaknya mencoba mencari kantong-kantong mereka, yang bisa dikatakan sulit dideteksi.

“Keberadaan mereka (komunitas LSL) memang sulit dideteksi, ditambah keberadaan mereka yang bisa dikatakan prestige. Namun demikian, lamban laun kami menemukan kantung komunitas LSL, hingga melibatkan beberapa komunitas dari mereka untuk sosialisasi akan bahaya HIV/AIDS,” pungkasnya.(bud)