PETISI.CO
Kabid Bina Marga, Laeli Rahmawati mewakili PLT Kepala Dinas PUPR Tulungagung, memberikan keterangan.
ADVERTORIAL

Perlancar Pengguna Jalan, Dinas PUPR Tulungagung Lakukan Pemeliharaan Jalan Secara Serentak

TULUNGAGUNG, PETISI.CODinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung melalui bidang Bina Marga sudah memulai kegiatan pemeliharaan ruas jalan Kabupaten. Pemeliharaan jalan yakni dengan melakukan kegiatan penambalan jalan aspal yang berlobang. Dalam hal ini, ada puluhan titik jalan berlobang yang sudah selesai/masih dalam proses pengerjaan penambalan di ruas-ruas jalan berlubang di wilayah Kabupaten Tulungagung.

PLT Kepala Dinas PUPR Tulungagung, Robinson Nadaek melalui Kabid Bina Marga, Laeli Rahmawati menyampaikan, bahwa bidang Bina Marga PUPR Tulungagung memiliki 4 UPT yang berada di 4 wilayah yang menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung dan rata-rata setiap wilayah UPT menjangkau 5 sampai 6 Kecamatan.

Dinas PUPR Tulungagung lakukan pemeliharaan jalan (penambalan jalan aspal berlobang).

Lebih lanjut Laeli menerangkan, bahwa pengerjaan pemeliharaan jalan dengan penambalan jalan yang berlobang tersebut sudah dimulainya sejak dua hari lalu.

“Ini sudah mulai, dua hari yang lalu sudah ada penanganan pemeliharaan jalan di ruas jalan mulai Boyolangu-Campurdarat sampai Bandung-Sodo. Untuk ruas jalan Boyolangu-Campurdarat itu nanti diperkirakan ada 20 titik jalan yang berlobang. Kemudian Sodo-Campurdarat ada 25 titik dan Bandung Sodo ada 45 titik,” terangnya.

Baca Juga :  Ketua PGRI Kota Batu Ucapkan Hari Pendidikan Nasional 2019

Lanjutnya menjelaskan, dalam pelaksanaannya diawali pengerjaan ruas jalan Bandung-Sodo, Sodo-Campurdarat yang sudah dikerjakannya.

“Dan mulai besok untuk penanganan di wilayah Campurdarat-Boyolangu dan diperkirakan ada 20 titik,” jelas Laeli kepada petisi.co saat di ruang kerjanya, Rabu (5/5/2021).

Sedangkan di wilayah Kecamatan Kauman ada penanganan di ruas jalan Cuiri-Karangrejo kurang lebih 1,5 Km atau 1500 meter. Menurutnya, bisa dihitung dengan ukuran panjang karena spot/titik jalan berlubang meski sedikit namun lubang di ruas jalan tersebut besar/memanjang sehingga bisa dihitung dengan total panjang meter/kilo meter.

“Kebetulan, di wilayah Cuiri spot nya (jalan berlobang) besar-besar sehingga kalau dihitung panjangnya bisa lebih memungkinkan. Mungkin spot titiknya lebih sedikit tetapi per spot ini lebih panjang, ya sekitar 1,5 Km,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kreatif, Dullah Modifikasi Motor Demi TMMD

Kemudian, kata Laeli, untuk wilayah UPT Ngunut ada pemeliharaan jalan di ruas jalan Sambidoplang-Podorejo dengan perkiraan sekitar 45 titik. Sedangkan untuk UPT kota dengan 6 wilayah Kecamatan juga ada penanganan dengan target utama di wilayah Ngantru-Kedungwaru-Tulungagung-Boyolangu dan ada lagi nanti di spot-spot wilayah Sumbergempol-Gondang-Kauman-Karangrejo.

Menurut Laeli, kegiatan pemeliharaan jalan baru dimulainya pada bulan April yang dilakukan dengan serentak oleh UPT, lantaran bulan sebelumnya masih terkendala dengan sistem keuangan. Namun demikian, bulan sebelumnya juga sudah dilakukan kegiatan serupa namun pemeliharaan jalan berskala kecil dengan menggunakan stok bahan tahun kemarin (2020) dan sambil menunggu pencairan bahan.

Lebih lanjut dikatakan Laeli, terkait kerusakan jalan seperti jalan berlobang diharapkan bersama-sama menyikapinya secara bijaksana. Sementara ada faktor faktor yang menjadi penyebab kerusakan jalan.

Baca Juga :  Bupati Monitoring Pilkades Serentak se Kabupaten Magetan 2019

“Banyak faktor yang menyebabkan kerusakan jalan termasuk cuaca pada musim hujan. Dan kita juga tahu saluran pengering jalan yang banyak ditutup, kemudian bahu jalan yang ditinggikan sehingga akibatnya ada genangan air di badan jalan. Kemudian kendaraan yang bermuatan berlebih yang lewat di jalan tersebut melebihi kapasitas yang seharusnya. Itu juga salah satu penyebabnya,” ujarnya.

Laeli mengajak bersama-sama semua pihak untuk saling bersinergi agar bisa menjaga kondisi jalan dengan baik. Selanjutnya, Laeli berharap untuk alokasi anggaran pemeliharaan jalan agar dapat ditingkatkan sebab pemeliharaan jalan dilakukan setiap tahun secara rutin di sepanjang tahun.

Selain itu, pihaknya juga berharap dengan dilakukan pemeliharaan jalan agar masyarakat pengguna jalan bisa lancar dan nyaman dalam berkendara untuk melakukan aktivitas. (par/adv)

terkait

Warga Diajak Untuk Ikut Merasakan Kebagian Kenaikan Pangkat di Lokasi TMMD

redaksi

Di Jalan Baru TMMD Terdapat Spot Foto Yang Indah

redaksi

Gorong-Gorong Telah Selesai Seratus Persen

redaksi