Persik Tak Banyak Berikan Kontribusi PAD

oleh

KEDIRI, PETISI.CO – Kembali aktifnya sepakbola Persik Kediri sepertinya tak membawa banyak keuntungan bagi masyarakat Kota Kediri. Pasalnya, saat ini Persik sudah dikelola oleh pihak swasta. Alhasil semua pendapatan mulai dari tiket hingga sponsor masuk dalam pengelolaan internal manajemen Persik Kediri.

Dari informasi yang dihimpun, kontribusi Persik Kediri terhadap Pemkot Kediri diduga hanyalah sewa Stadion Brawijaya. Pembayaran sewa dilakukan pada setiap laga berlangsung. Sementara, berapa nilai sewa stadion yang dikeluarkan Persik? Ironisnya, sampai saat ini pihak terkait terkesan tertutup untuk memberikan jawaban tersebut.

Hal ini terlihat saat wartawan Surabaya Pagi menanyakan perihal itu ke Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Kediri, yang menaungi sewa menyewa Stadion Brawijaya. Kepala BPPKAD Kota Kediri, Bagus Alit mengaku selama ini kontribusi Persik Kediri hanya pada sewa Stadion Brawijaya.

“Selama ini yang kita dapat hanya pada uang sewa stadion. Untuk lainnya seperti parkir penonton tidak masuk,” ujarnya, Kamis (30/3/2017).

Sementara itu, saat ditanya berapa besaran nilai sewa tersebut, Bagus justru terkesan menutupi.

“Saya tidak tahu pastinya untuk nilai sewa. Yang jelas pembayarannya setiap ada laga Persik. Tapi yang jelas untuk PAD hanya pada sewa stadion,” jelasnya.

Sekedar diketahui, sejumlah Persik Mania julukan suporter Persik Kediri memberikan kritikan akan keseriusan panitia pelaksana (Panpel) sepakbola Persik Kediri.

Kritikan itu muncul karena banyaknya lampu Stadion Brawijaya yang padam dan tak kunjung diperbaiki. Diduga karena minimnya kontribusi Persik Kediri terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkot Kediri, mengakibatkan terhambatnya perawatan stadion.(dun)

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.