Perumda RPH Surabaya Akomodir Kepentingan Mitra Jagal Terkait Relokasi ke RPH TOW

oleh
oleh
Direktur Utama Perumda RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho

Surabaya, petisi.co – Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Rumah Pemotongan Hewan (Perumda RPH) Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho, menyatakan komitmennya untuk mengakomodir kepentingan para mitra jagal yang menolak dipindahkan ke RPH Tambak Oso Wilangon (TOW). Hal ini disampaikan dalam upaya mencari solusi terbaik bagi semua pihak terkait.

“Prinsipnya, RPH berusaha semaksimal mungkin untuk mengakomodir kepentingan mitra jagal RPH Pegirian,” ujar Fajar pada Kamis (20/11/2025).

Fajar menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk Komisi B DPRD Surabaya, bagian perekonomian dan sumber daya, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), serta para mitra jagal. Koordinasi ini bertujuan untuk merancang proyeksi tahapan pemanfaatan RPH TOW dalam jangka panjang.

“Tahapannya sekarang, Pemerintah Kota Surabaya bersama RPH, juga melibatkan Komisi B, perwakilan mitra jagal Pegirian, bagian perekonomian dan sumber daya, dan DKPP sedang menyusun skema pemanfaatan TOW dengan baik, dengan merinci apa saja kebutuhannya,” jelas Fajar.

Namun, Fajar menekankan bahwa pertemuan tersebut belum mencapai keputusan final. Pihaknya akan meninjau langsung kondisi terkini di RPH TOW, termasuk perlengkapan, sarana-prasarana pemotongan, serta berbagai kendala yang mungkin ada.

“Kita sepakati ada pertemuan lanjutan. Sambil kami juga diminta untuk menjelaskan kondisi terkini di TOW seperti apa, kelengkapan, sarana-prasarana pemotongan, dan kira-kira hambatnya apa lagi,” imbuhnya.

Salah satu permasalahan utama yang menjadi perhatian adalah terkait distribusi daging dari RPH TOW ke Jalan Arimbi. Jarak tempuh yang cukup jauh menjadi kendala tersendiri.

“Sekarang yang sedang dipecahkan masalah jarak, bagaimana hasil pemotongan di TOW pendistribusian ke pasar Arimbi sebagai titik kumpul daging seperti apa?” kata Fajar.

Oleh karena itu, RPH akan terus berupaya mencari solusi agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik, demi kepentingan seluruh mitra jagal.

“Ini yang perlu solusi lebih lanjut. Prinsipnya, kami sedang berusaha mencari solusi terbaik,” pungkas Fajar Arifianto Isnugroho. (joe)